Tertukar, Saat Peti Jenzah Nenek Dibuka Ternyata Berkumis, Ini Kata RSUD Kota Bogor

66
0
ILUSTRASI-MAYAT

BOGOR – Heboh. Tertukanya antara jenazah pasien Covid-19 dengan pasien lain, terjadi di RSUD Kota Bogor.

Insiden ini berawal diketahui oleh salah satu anak kandung pasien, yang berinisial DF (25).

DF memilih namanya diinisialkan demi keamanannya.

DF mengatakan, selama pemulasaran, keluarga dilarang melihat jasad WT.

Alhasil, keluarga pasrah hingga pemulasaran selesai sekitar pukul 09.00 WIB dan jasad dalam peti siap dibawa ke ambulans.

Sebelum dimasukkan ke ambulans, pihak keluarga lain memaksa membuka peti itu untuk memastikan jasad di dalamnya adalah WT (perempuan).

Karena desakan keluarga, akhirnya petugas rumah sakit membuka peti jenazah tersebut.

“Pas dibuka, ternyata jenazah cowok dan itu bukan keluarga dari kita. Itu laki-laki. Saya tanya (ke petugas) ‘kamu bisa lihat enggak ini ada kumisnya’. Sampai keluarga marah-marah. Sampai semua keluarga datang ke ruangan isolasi ini. Kami tunggu di luar. Bagian humasnya pun ikut,” ungkap DF.

DF mengatakan, petugas rumah sakit kemudian mencari jasad WT dan membawa masuk jasad pria yang tadi dianggap ibu DF, ke dalam kamar jenazah.

Lanjut DF, kemudian dua tim forensik datang mengambil jenazah ibunya namun keluarga kembali menunggu lama.

Setelah itu tim forensik memanggil DF untuk memastikan jasad ibunya sebelum dipetikan.

“Sudah. Itu sudah selesai, dari forensik ke ambulans sudah dipetiin saya lihatin, saya, keluarga semua nyaksiin, karena kami takut kalau sudah kaya gitu,” ujar DF.

Humas RSUD Kota Bogor, Taufik Rahmat , menjelaskan perkara tertukarnya jenazah ini karena ada kelalaian komunikasi petugas pemulasaran jenazah.

Taufik menjelaskan, RSUD sudah meminta maaf kepada keluarga secara langsung dan mendampingi pemakaman serta mendatangi rumah duka.

“Saya sudah jelaskan ke pihak keluarga tentang ketidaknyamanan pelayanannya. Saya juga sudah meminta maaf atas nama RSUD, apabila ada hal-hal yang tidak berkenan. Kami datang ke rumah duka di Leuwiliang hari itu juga. Kami menyampaikan bela sungkawa dan permohonan maaf,” ujar Taufik. (pojokbogor)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.