Terus Bertambah, Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kota Banjar Ditambah

48
0
Dalam penangannya tanggung jawab bersama, bukan pemerintah saja. Masyarakat harus sadar menerapkan protokol kesehatan. Agar tidak terpapar virus corona.” drs Ade Setiana Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar
Dalam penangannya tanggung jawab bersama, bukan pemerintah saja. Masyarakat harus sadar menerapkan protokol kesehatan. Agar tidak terpapar virus corona.” drs Ade Setiana Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar terus mengalami peningkatan signifikan. Kemarin (18/1), ada penambahan 13 orang positif. Total hingga saat ini kasus positif Covid-19 mencapai 496 orang di Kota Banjar.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar drs Ade Setiana mengatakan proses penanganan dalam menekan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Banjar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga butuh peran masyarakat.

“Dalam penangannya tanggung jawab bersama, bukan pemerintah saja. Masyarakat harus sadar menerapkan protokol kesehatan. Agar tidak terpapar virus corona,” kata dia kepada wartawan, Senin (18/1). Kata dia, jika masyarakat sadar dalam menerapkan protokol kesehatan, maka kasus positif Covid-19 di Kota Banjar tidak akan meningkat.

Baca juga : Kasus Corona di Kota Banjar Terus Meningkat

Dia mengatakan penambahan kasus positif Covid-19 berdampak pada ruang isolasi di rumah sakit. Pemerintah kota pun akan berupaya menambah ruangan isolasi di RSUD Asih Husada Langensari. “Untuk pasien yang menjalani perawatan di sana, khusus yang bergejala ringan saja,” kata dia.

loading...

Koordinator Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Edi Herdianto SSos menambahkan penambahan ruang isolasi dilakukan dengam penyekatan ruangan. “Memang ada rencana ruang isolasi di Sport Center Langensari (Gelora Banjar Patroman, Red). Namun terkendala jumlah nakes,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, kendala lainnya peralatan medis di RSUD Asih Husada Langensari tidak memungkinkan dibawa kesana. Karena alat tersebut tidak bisa dipindah-pindahkan. Maka alternatif tetap penambahan ruang isolasi di Asih Husada.

“Sekarang kan RSUD Asih Husada Langensari sebagai tempat isolasi sementara, maka bisa ditambah ruangannya sebelum nanti digunakan sebagai rumah sakit umum,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.