Test Swab Massal & Isolasi 30 Warga di Buninagara Kota Tasik

2459
0

KOTA TASIK – Timy Covid-19 Pemprov Jabar melakukan test swab massal di Kampung Buninagara Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, termasuk mengisolasi 30 warga di delapan rumah, Selasa (2/6).

Tes swab massal itu menyasar ratusan warga di wilayah itu yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, karyawan Toserba Yogya Ciamis.

Wali Kota Tasik Budi Budiman mengatakan, kegiatan tes swab massal itu merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Kota Tasik dipilih sebagai salah satu pencontohan (pilot project) karantina mikro.

Ia menerangkan, dalam dua hari ke belakang terdapat tambahan satu kasus positif Covid-19 di Kota Tasik, yang berasal dari Kampung Buninagara.

“Walaupun diduga terpapar di daerah lain (di Ciamis, red) tapi dia tinggal di sini (Kota Tasik) dan telah melakukan kontak dengan banyak orang,” terangnya kepada wartawan usai meninjau pelaksaan tes tersebut.

Untuk memastikan kondisi warga yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, Gugus Tugas melakukan tes swab massal. Sekitar 100 orang dites swab dan hasilnya akan diketahui dalam waktu cepat.

“Mudah-mudahan dengan swab ini akan memudahkan kita memutus mata rantai Covid-19,” harapnya.

Ia menyebutkan, saat ini ada sekira 30 warga di delapan rumah di Kampung Buninagara yang diisolasi.

Dimana, isolasi itu menjadi bagian dari program karantina mikro Pemprov Jabar.

Budi menjabarkan, pihaknya masih menunggu hasil tes swab untuk menentukan langkah selanjutnya.

Jika ditemukan ada warga yang positif, karantina mikro akan diperluas. Artinya, lingkungan itu akan diisolasi secara penuh.

Namun, jika hasilnya negatif, petugas medis tetap akan melakukan pemantauan selama 14 hari.

Koordinator kegiatan tes swab massal, Eti Kusmiati menuturkan, pelaksanaan tes swab massal itu melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dan petugas puskesmas setempat.

“Saat ini kita tracing untuk 100 orang dan 100 orang itu kita tes swab,” tuturnya.

Hasil tes swab itu, kata dia, akan diketahui dalam waktu dua hari kedepan.

Namun, pengawasannya akan dilakukan selama 14 hari. Termasuk warga yang diisolasi mandiri.

Setelah 14 hari, lanjut dia, pihaknya akan melakukan tes swab ulang kepada 100 orang tersebut.

Tes swab ulang itu dilakukan untuk memastikan tak ada tambahan kasus baru di wilayah itu.

Tes swab massal ini, kata dia, merupakan bagian dari program karantina mikro Pemprov Jabar. Menurut dia, program itu dilakukan secara serentak di enam kabupaten/kota, termasuk Kota Tasik.

(rezza rizaldi)

Baca juga : New Normal, Warga yang Mau Masuk Kota Tasik Harus Tunjukan Ini..
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.