Tetap Tolak Bantuan Rp 6 Miliar

209
0
KONDISI PASAR PANCASILA. Pengunjung dan para pedagang Pasar Pancasila sedang beraktivitas, Rabu (16/5).
Loading...

TAWANG – Pedagang Pasar Pancasila tetap menolak bantuan revitalisasi pasar senilai Rp 6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Program Perbantuan Kementerian Perdagangan. Mereka lebih memilih keharmonisan warga pasar, daripada menerima perbaikan yang tidak menyeluruh.

Hal itu dikatakan Ketua Himpunan Pedagang Pasar Pancasila Ahmad Saripudin. Dia menyebut sudah berembuk dengan rekan-rekannya terkait perbaikan kios. Pedagang pasar dengan tegas menolak bantuan revitalisasi Rp 6 miliar tersebut. “Tetap menolak, daripada terjadi kecemburuan sosial,” ungkapnya saat dihubungi Radar, Rabu (16/5).
Para pedagang, terang dia, juga tidak peduli apabila pemerintah mengancam tidak akan lagi memberikan bantuan untuk Pasar Pancasila.

Bila Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag) tak peduli, warga pasar siap bergotong royong. Warga pasar juga heran dinas tersebut tidak menolak bantuan yang berpotensi menimbulkan konflik itu. Padahal, beberapa daerah juga menolak bantuan yang tidak sesuai pengajuan. “Ibaratnya kita pesan baju ukuran L, yang datang ukuran M masa diterima,” katanya.

Kepala Dinas KUMKM Perindag H M Firmansyah belum mengetahui penolakan tersebut. Dia masih menunggu jawaban resmi para pedagang. “Rencananya Senin kemarin mau ada keputusan. Tapi sampai sekarang saya belum ada laporan lagi,” ujarnya.

Hari ini (17/5), pihaknya mengundang seluruh pedagang Pasar Pancasila ke kantornya. Supaya bisa membuat berita acara untuk dilaporkan ke Kemendag terkait penolakannya. “Kita undang semua pedagang, jadi tidak hanya perwakilan atau sebagian saja,” terangnya.

Loading...

Alasan bantuan itu tidak ditolak sejak awal, kata dia, karena pihaknya tidak mau mengambil keputusan tanpa menyosialisasikannya kepada pedagang. Bahkan pihaknya sempat mengupayakan supaya dananya ditambah atau bisa dibantu dengan APBD. Namun gagal. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.