Tewas Usai Tertimpa Baliho Capres

308
0
ROBOH. Kondisi baliho bergambar capres dan cawapres, Jokowi-Ma’ruf Amin di Jalan Raya Cijeungjing, Minggu (24/3) siang. Iman S Rahman / Radar Tasikmalaya
Loading...

CIAMIS – Seorang pengendara sepeda motor, Sukarna (56) tertimpa baliho bergambar calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin saat melintas di Jalan Raya Cijeungjing, Kamis (21/3). Juru parkir yang kerap bekerja di depan Kantor BCA Kota Banjar itu langsung dilarikan ke RSUD Margono Purwokerto. Pada Sabtu (23/3) siang, bapak dari empat anak tersebut menghembuskan napas terakhir karena mengalami luka dalam di bagian dada dan perut.

Umar Dani (36), anak pertama Sukarna menceritakan, pada Kamis (21/3) pagi, ayahnya berangkat kerja memakai sepeda motor menuju Kantor BCA Kota Banjar. Ketika melintasi Jalan Raya Cijeungjing ada baliho capres berukuran sekitar 3×4 meter persegi roboh dan menimpa kepala ayahnya saat mengendarai motor.

Usai tertimpa baliho, kata Dani, motor yang dikendarai ayahnya oleng dan jatuh ke tengah jalan. Ayahnya langsung dilarikan ke RSUD Ciamis oleh warga sekitar. Sampai di RSUD Ciamis, ayahnya diketahui mengalami luka dalam di bagian dada dan perut yang parah. “Makanya saat itu saya rujuk ke RS Margono di Purwokerto, namun ayah saya meninggal Sabtu (23/3) siang,” tutur dia kepada wartawan di rumahnya, Minggu (24/3).

Dani tidak menyangka ayahnya bisa meninggal setelah tertimba baliho. Padahal, menurut keterangan masyarakat, ketika baliho itu roboh tidak sedang hujan atau ada angin kencang. Mungkin pemasangan baliho itu kurang kuat. “Dari kejadian ini, saya serta keluarga tidak akan menuntut kepada siapa pun, karena ini sudah musibah. Bila ada yang memang datang saya terima, kalau pun tidak ada ya tidak apa-apa,” kata dia.

Diwawancara terpisah, lyas (40), warga di sekitar lokasi kejadian menerangkan, baliho capres itu memang sudah miring dan tiba-tiba roboh menimpa Sukarna yang mengendarai motor dari arah Ciamis menuju Banjar. Motor Sukarna oleng dan korban langsung terjatuh. “Saya kasihan langsung menolongnya bersama pengendara motor yang berhenti dan dibawa ke RSUD Ciamis,” ujar Ilyas kepada wartawan.

Loading...

Menurut dia, baliho itu miring lantaran seringkali diguyur hujan dan ditiup angin yang terjadi beberapa hari ke belakang. Kemungkinan karena pemasangannya kurang kuat, lama kelamaan baliho itu roboh. “Saya mengetahui saat menimpa korban, saat itu kelihatannya korban pingsan. Kelihatannya yang kena dada dan perut tertimpa baliho tersebut,” kata dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.