Bantu Kinerja Ade, Sekda dan Wabup Penting untuk Diisi

TFH: Bupati Rasa Wakil

168
0
Loading...

SINGAPARNA – Mantan Bupati Tasikmalaya dua periode, Dr H Tatang Farhanul Hakim MPd menilai Ade Sugianto belum menunjukkan gebrakannya pascadilantik menjadi bupati definitif Desember lalu.

“Tak adanya gebrakan dari Ade, saya melihat tidak ada perubahan antara Ade sebagai wakil bupati dan sekarang bupati. Jadi terkesan bupati rasa wakil,” katanya kepada Radar, Minggu (24/3).

Selain itu, kata dia, Ade terlihat masih seperti wakil bupati, karena jarang menghadiri kegiatan-kegiatan. Padahal, dia sudah menjadi bupati definitif dan seharusnya bisa memposisikannya lebih dari sebagai wakil bupati. “Seharusnya saat ini menjadi momen pembuktian Ade dalam hal gebrakan kebijakan yang lebih baik dari bupati sebelumnya,” paparnya.

Tatang, yang akrab disapa TFH pun melihat selama hampir delapan tahun Uu-Ade, tidak terlihat itikad baik dalam menata ibu kota. Sejauh ini kondisinya masih semrawut tanpa adanya penataan yang konkret. “Saya tidak melihat Ade waktu itu menjabat wakil, tapi Uu-Ade ini satu paket selama hampir delapan tahun. Jadi, Ade ini harus bisa menunjukkan perubahan yang signifikan,” terangnya.

Terpisah, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Atam Rustam sependapat bahwa selama empat bulan menjabat, Ade Sugianto belum terlihat gebrakannya. “Belum melihat ada langkah strategis untuk menuju kepada arah yang lebih baik di era kepemimpinan Pak Ade,” jelasnya.

Loading...

Menurut Atam, Ade pun terlihat tidak membangun kerja sama dengan para kepala dinas untuk menumbuh kembangkan program dalam memajukan Kabupaten Tasikmalaya. Padahal, sinergi sangat diperlukan dalam membangun suatu daerah yang baik. “Pak Ade harus membuat program nyata, agar dirasakan oleh masyarakat. Baik itu di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kata Atam, Ade terlihat belum siap untuk memimpin sendiri. Maka dari itu, Ade Sugianto memerlukan wakil bupati agar saling mengisi dalam berjalannya roda pemerintahan. “Saya yakin bila ada wakil akan saling mengisi dan tidak akan monoton seperti ini kinerja,” terangnya.

Tak hanya wabup, kata dia, Ade pun harus segera mengisi jabatan sekretaris daerah (sekda). Sehingga pemerintahan lengkap dan tugasnya dalam mengambil kebijakan bisa lebih leluasa serta fokus. “Kalau kondisinya masih seperti ini, Kabupaten Tasikmalaya tidak akan ada kemajuan,” paparnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dr H Basuki Rahmat MSi mengatakan Ade Sugianto belum melakukan langkah-langkah dalam pembangunan kabupaten. “Bahkan informasi yang masuk, birokrasi mengeluhkan kepemimpinan Ade yang tidak fokus,” katanya.

Sejauh ini, kata Basuki, kebijakan-kebijakan Ade selama menjabat bupati belum jelas arahnya. “Ini bisa dipengaruhi oleh faktor tidak adanya wakil bupati dan sekretaris daerah definitif. Karena, kedua jabatan tersebut sangat penting keberadaannya,” paparnya.

Lanjut dia, apabila bupati belum akan melakukan pengisian kedua jabatan ini, Ade harus mampu menutupi kedua tugas jabatan ini dengan baik. Sehingga, proses berjalannya roda pemerintahan berjalan lancar. (yfi/ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.