The Gunners Tak Mau Berjudi

871
0
Loading...

LONDON – Chief Executive Arsenal Ivan Gazidis tidak mau mempertaruhkan nama besar klubnya kepada amatiran. Meski pada awalnya Gazidis adalah sosok yang menaikkan nama asisten pelatih Manchester City sebagai calon suksesor Arsene Wenger. Namun Gazidis jugalah yang kemudian mengalihkan kepercayaannya dari Arteta.

Media-media Inggris kemarin (22/5) memberitakan kalau eks pelatih Paris Saint-Germain (PSG) dan Sevilla Unai Emery akan mengisi pos yang ditinggalkan Wenger musim ini. Pria 46 tahun itu akan dikontrak selama tiga tahun atau sampai 2021 mendatang.

Sejak Wenger memutuskan untuk memungkasi karier kepelatihan sejumlah nama berseliweran sebagai kandidat juru latih The Gunners musim depan.

Menggantikan Wenger yang sudah 22 tahun melatih Arsenal yang memberikan 17 trofi sepanjang kariernya bukan hal mudah.

Mantan pemain Arsenal Ian Wright dalam wawancara dengan BBC 5 kemarin memberikan kritik atas keputusan Gazidis tersebut. Menurut Wright setelah Gazidis melakukan persuasi dengan Arteta sejak pekan lalu, tiba-tiba Gazidis berpaling dari pilihannya.

Loading...

“Apa yang dilakukan Gazidis (ketika memilih pelatih baru seolah) sedang berada di restoran sushi saja. Dia akan bilang menyukai yang ini dan itu namun bisa berubah lagi,” kata Wright kepada BBC 5.

Buat pria 54 tahun tersebut pilihan atas Emery bukan keputusan yang populer dari Gazidis. Tiga gelar Liga Europa bersama Sevilla plus treble winners domestik bersama PSG tidak membuat Wright langsung percaya kepada Emery sekelas Wenger dalam melatih.

The Telegraph kemarin menulis ada tiga alasan mengapa Gazidis lebih memilih Emery ketimbang Arteta. Pertama karena pengalaman. Dengan rekam jejak selama 13 tahun sebagai pelatih, sementara Arteta tak punya dan hanya asisten, maka Emery lebih menarik.

Kedua karena trofi. Tiga gelar juara Liga Europa bersama Sevilla ditambah tujuh trofi bersama PSG periode 2016-2018 membuat pilihan Gazidis atas pria asal Hondarribia Spanyol itu lebih menarik daripada Arteta yang dua musim sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City.

Ketiga soal kemampuan manajemen pemain. Meski musim lalu Emery kesulitan mengatur ego pemain PSG yang dihuni Neymar, Edinson Cavani, Kylian Mbappe, Dani Alves, sampai Marco Verratti. (dra/jpg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.