Tidur Setelah Sahur, Ini Resiko yang Harus Ditanggung..

37
0
ilustrasi
Loading...

TASIK – Kebiasaan buruk tidur setelah sahur ternyata bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Dokter Umum di PKM Kahuripan Kota Tasikmalaya dr Irham Tahkik Suryana mengatakan, biasanya setelah sahur akan merasa sangat mengantuk dan memilih untuk tidur sambil menunggu azan subuh.

Faktanya, kebiasaan sepele ini bisa menyebabkan beberapa penyakit yang membahayakan tubuh.

“Sistem pencernaan kita perlu setidaknya 2 jam untuk mengolah makanan sampai menjadi sari makanan. Maka, tidur setelah makan tidak akan memberikan cukup waktu untuk sistem pencernaan bekerja memecah makanan. Akhirnya, makanan tersebut jadi tertimbun sia-sia dalam perut,” katanya.

Kondisi ini bila dilakukan terus-menerus bisa meningkatkan risiko kegemukan (obesitas) hingga dua kali lipat. Ini karena makanan yang masuk ke perut tidak langsung dicerna oleh lambung ketika terlelap.

“Kalori dari makanan tersebut justru akan disimpan dalam bentuk lemak. Terlebih jika makanan sahur yang dikonsumsi tinggi karbohidrat, lemak dan serba digoreng,” ujarnya.

Penyakit obesitas ini bisa memicu berbagai penyakit lainnya seperti diabetes hingga penyakit jantung.

Loading...

Selain itu, kebiasaan tidur setelah sahur ini akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan, salah satunya asam lambung naik.

“Tidur setelah makan membuat sistem pencernaan kesulitan mencerna makanan yang masuk. Hal ini Apabila makanan tidak tercerna dengan baik, lambung akan secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat prosesnya,” terangnya.

Ketika tidur, kata ia, gaya gravitasi akan melonggarkan klep lambung sehingga menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke kerongkongan.

Asam lambung bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka di kerongkongan. Ini dapat bisa menyebabkan perut mulas, nyeri ulu hati, dan sensasi panas perih seperti terbakar pada dada hingga tenggorokan.

“Ketika jumlah asam lambung yang dihasilkan terlalu banyak dan terjadi terus-terusan, masalah asam lambung naik bisa berkembang menjadi GERD (gastroesophageal reflux disease) atau refluks asam lambung,” ujarnya.

Bahaya tidur setelah sahur tidak dapat dipandang sebelah mata. Jadi, jangan jadikan ini kebiasaan. “Lebih baik lakukan hal yang bermanfaat setelah makan sahur seperti mengaji, membaca dan berzikir,” sarannya. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.