Tiga Hari, 1.229 Pelanggar Ditindak Oleh Sat Lantas Polres Garut

27
OPERASI ZEBRA. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna didampingi Kasat Lantas AKP Rizky Adi Saputra menunjukkan ribuan surat teguran/tilang Kamis (1/11). Dalam operasi kali ini polisi juga mengamankan ratusan kendaraan ke Mapolres Garut. (yana taryana / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

KARANGPAWITAN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak ribuan pelanggar lalu lintas selama tiga hari Operasi Zebra Lodaya 2018.

Dari ribuan pelanggar itu, polisi mengamankan ratusan kendaraan tak dilengkapi surat-surat ke Mapolres Garut.

“Kendaraan yang diamankan ini karena tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya saat terjaring razia di jalan. Totalnya ada 152 roda dua dan 38 roda empat,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna didampingi Kasatlantas Polres Garut AKP Rizky Adi Saputra kepada wartawan di Mapolres Garut Kamis (1/11).

Sedangkan total pengendara yang ditindak dan ditilang selama tiga hari operasi jumlahnya 1.229 pengendara. Dengan rincian 263 STNK dan 776 SIM.

“Pelanggaran didominasi pengendara yang tak melengkapi surat kendaraan seperti SIM dan STNK,” terangnya.

Selain itu, kata dia, banyak kendaraan yang plat nomor polisinya sudah habis. Kendaraan-kendaraan itu tak membayar pajak.

“Kebanyakan itu roda dua, rata-rata digunakan oleh anak di bawah umur,” terangnya.

Selain kendaraan pribadi, dalam Operasi Zebra Lodaya ini pihaknya juga mengamankan sembilan angkutan umum dan dua elf. Kendaraan umum itu diamankan karena sudah tak layak jalan.

“Kendaraan itu sangat membahayakan para penumpangnya. Pemilik bisa ambil lagi kendaraannya asal memperbaiki kendaraan dan kenyamannya,” ucapnya.

Budi menambahkan dua elf yang diamankan kondisinya memprihatinkan. Terdapat satu elf yang plat nomor polisinya sudah mati.

“Keselamatan penumpang harus diutamakan. Jangan hanya mencari untung tapi kendaraan tak diperhatikan kelayakannya,” ujarnya.

Selain angkutan umum, beberapa truk juga ikut diamankan. Kebanyakan truk melebihi batas muatan dan membahayakan pengendara lain.

“Semua kendaraan yang disita bisa diambil lagi. Tapi harus memperhatikan kelayakannya. Lampu, spion semua harus lengkap,” paparnya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.