Tiga Kandidat Satukan Persepsi

182
0
Istimewa SILATURAHMI. Menjelang Pilkada Garut 2018, tiga kandidat bakal calon Dedi Hasan Bachtiar, Abdusy Syakur Amin dan Agus Hamdani bertemu membahas Garut kedepan kemarin.

Bahas Pembentukan Koalisi Poros Patriot
TAROGONG KIDUL – Tiga bakal calon bupati yang akan bertarung di Pilkada Garut 2018 yakni Agus Hamdani, Dr Ir H Abdusy Syakur Amin M Eng dan Dedi Hasan Bachtiar (DHB) berkumpul di salah satu rumah di Jalan Patriot, Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu malam (28/10).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri tokoh dan beberapa pengurus partai politik ini, salah satunya membahas rencana pembentukan koalisi poros patriot.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir, Dr Ir H Abdusy Syakur Amin M Eng mengatakan per­te­muan tersebut atas undangannya yang menggelar haol pen­diri Universitas Garut KH Cecep Sari­pudin. Dirinya sengaja mengundang bakal calon untuk ber­ko­munikasi dan mem­bicarakan konsep dan menyatu persepsi dal­a­m membangun Garut kedepan.
“Saya ingin membudayakan silaturahmi dan kebersamaan antara calon, sehingga tidak ada konflik pada pelaksanaan Pilkada nanti,” papar Rektor Universitas Garut yang juga bakal calon bupati tersebut kepada Rakyat Garut, Minggu (29/10).
Terkait adanya rencana pembentukan koalisi poros patriot, kata dia, itu bisa dikatakan sebatas angan-angan ataupun keinginan yang bisa terjadi di Pilkada Garut. “Intinya dalam pembahasan koalisi, para calon kepala daerah ini ingin membangun Kabupaten Garut lebih baik lagi,” ujarnya.
Dengan adanya komunikasi dan gagasan di koalisi, lanjut dia, bisa menjadi acuan untuk keputusan partai masing-masing agar menentukan siapa calon yang akan diusung di Pilkada Garut.
Sementara itu, Agus Hamdani mengaku pertemuan itu untuk berkomunikasi antara bakal calon yang akan maju di Pilkada Garut mendatang. “Kami hanya menjalin komunikasi dan membicarakan konsep kedepan dalam membangun Garut,” paparnya.
Mengenai pembentukan koalisi? Agus mengaku masih dalam pembahasan dan saat ini belum terbentuk. “Masih obrolan saja, koalisi belum,” pungkasnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.