Tiga Mahasiswa Pertanian Uniga Magang di Jepang

190
0
Uniga untuk Rakyat Garut PELEPASAN MAHASISWA. Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng (tengah) bersama mahasiswa dan perwakilan dari LPKIJ Sakura Jumat (5/7).

TAROGONG KALER – Tiga mahasiswa dari Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Garut (Uniga) mendapatkan kesempatan magang di salah satu perusahaan pertanian di Jepang. Mahasiswa Faperta yakni Asep Husni, Cecep Candra dan Imam Mustakim itu langsung dilepas Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng di Aula Faperta Uniga Jumat (5/7).

Dekan Fakultas Pertanian Uniga Dr Ir H Tendy Kusmayadi MP mengatakan ketiga mahasiswa itu sebelumnya mengikuti seleksi yang diadakan LPKIJ Sakura. “Dari ratusan mahasiswa yang ikut seleksi, tiga orang ini yang terpilih,” ujarnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada LPKIJ Sakura yang memberikan kesempatan mahasiswa pertanian Uniga. “Ini kesempatan yang sangat berharga. Andaikan saya masih muda dan memperoleh kesempatan seperti ini, mungkin akan langsung saya lakukan. Karena pengalaman adalah guru yang terbaik dan kesempatan seperti ini tidak akan datang dua kali,” katanya.

Tendy berharap kesempatan magang bisa dipergunakan untuk menimba pengalaman dari negara Jepang. Selain itu, ketiga mahasiswanya bisa mengkaji kultur dan budaya masyarakat Jepang dalam bidang pertanian dan bisa diterapkan di Indonesia. “Sehingga bisa meningkatkan tarap hidup ekonomi para petani di negara kita umumnya, paling tidak bagi dirinya sendiri,” tutur bupati.

Ketua LPKIJ Sakura Haryadi Supangkat mengatakan kesempatan magang tersebut merupakan implementasi kerja sama antara LPKIJ Sakura dengan Faperta Uniga. “Kami akan terus berusaha membuka kesempatan selebar-lebarnya, tidak hanya mahasiswa Faperta tapi bagi fakultas lain yang ada di Uniga,” ungkap pria yang biasa dipanggil Kang Boy ini.

Boy membuka kesempatan magang untuk Faperta karena tahun ini banyak perusahaan pertanian di Jepang membutuhkan mahasiswa yang paham pertanian. “Ke­sempatan ini menjadi bukti lulusan Faperta Uniga sudah cu­kup layak bergabung bekerja di pe­rusahaan Jepang yang notabene tek­nologinya jauh lebih maju di banding Indonesia,” katanya.

Ren­cananya, ketiga mahasiswa Faperta Uniga akan bertolak ke Jepang Senin 8 Juli 2019. Setibanya di Jepang, mereka akan langsung di­per­kenalkan dengan pe­rusahaan yang akan menjadi tempat ma­gangnya.

Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng meminta doa restu dari seluruh civitas akademika Uniga. Menurut dia, ke­be­rangkatan mahasiswa Uniga ke Jepang me­rupakan pen­capaian yang cukup mem­banggakan dan men­ja­di dorongan bagi mahasiswa lain untuk melakukan hal yang. “Ini pencapaian yang membanggakan dan harus kita syukuri,” katanya.

Syakur berpesan kepada ketiga mahasiswa itu untuk bisa menjaga nama baik Indonesia, khususnya nama baik kampus. “Saya titip, berperilaku jujur, disiplin, kerja keras dan selalu menjaga sopan santun,” ujarnya. (yna/rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.