Tiga Pasien Difteri Kembali Dirawat

163
0
dr Janna Markus Yajariawati

GARUT KOTA – Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr Janna Markus Yajariawati mengatakan RSU dr Slamet kembali merawat tiga pasien dengan gejala difteri.
Menurut dia, saat ini ketiga pasien yang diduga menderita difteri itu masih menjalani perawatan secara intensif. Pihaknya, telah mengirim uji apus tenggorokan dan hidung ke Balai BLK Bandung. “Kalau dilihat secara klinis sudah menjauhi gejala difteri. Makanya masih suspect. Tapi untuk memastikan harus menunggu uji lab dulu,” ucap Janna di Kantor Dinkes Garut, Jumat (15/12).
Jana mengatakan hasil laboratorium bisa diketahui satu minggu lagi. Ketiga pasien itu ditangani sejumlah dokter yakni dokter THT, dokter penyakit dalam, dan dokter anak jika pasiennya belum dewasa. “Kondisinya sekarang sudah membaik. Asumsi suspect itu dari gejala klinis. Kami lihat gejala-gejala difteri seperti adanya demam dan leher membesar seperti leher sapi sudah tidak ada,” katanya.
Satu pasien yang diduga menderita difteri, tambah dia, masih satu kampung dengan Aidah, pasien difteri asal Kecamatan Pakenjeng yang meninggal pada Minggu (10/12). Pihaknya juga terus memantau para pasien serta keluarganya yang sempat bertemu langsung dengan pasien.
Jana menambakan di Kabupaten Garut selama 2017 telah ada 12 kasus difteri. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia. Dinkes Kabupaten Garut pun masih menunggu pemberian vaksin yang rencananya dilakukan tahun depan. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.