Tiga PDP di Kabupaten Tasik Negatif Corona

968
0
KONFERENSI PERS. Juru Bicara Tim GTP2 Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto menyampaikan informasi terbaru soal virus corona, Rabu (1/4). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Hasil tes swab untuk tiga warga yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) corona sudah keluar, mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto kepada wartawan, Rabu (1/4).

Baca juga : Marak ODP Corona, 39 RT di Cisayong Kabupaten Tasik Blokir Akses Keluar Masuk

“Baru tiga orang yang sudah keluar hasilnya dan dinyatakan negatif Covid-19, termasuk salah satunya yang PDP meninggal asal Desa Cibatuireung Karangnunggal. Sementara untuk enam PDP lainnya masih menunggu hasil tes swab,” ujarnya, menjelaskan.

Sampai saat ini, kata dia, jumlah ODP mencapai 454 dan PDP 11. Bagi warga yang berstatus PDP enam orang sudah selesai pengawasan atau sembuh, lima masih dalam pengawasan dan dua meninggal dunia.

Kata dia, masyarakat harus konsisten dalam menjaga jarak dan melaksanakan pola hidup bersih sehat dalam pencegahan penyebaran virus corona.

“Saya mengajak warga untuk mentaati imbauan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 agar selalu cuci tangan, jaga jarak minimal satu meter, jangan berkerumun dan makan makanan bergizi serta rutin berolahraga,” kata dia.

Dia mengimbau masyarakat bisa memperkuat imunitas diri dan keluarga dengan membuat mikrobiotik khusus menjadi produk imun. Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran.

Kemudian, kata dia, saat ini pemerintah juga sedang melakukan pemenuhan logistik terkait Covid-19, termasuk alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani wabah ini.

“Saya juga imbau untuk masker bedah yang saat ini langka itu untuk mereka yang sakit, tenaga medis dan dokter. Sedangkan masyarakat bisa menggunakan masker kain yang juga ampuh menahan partikel hingga 70 persen,” katanya, menjelaskan.

Kemudian, kata dia, pihaknya pun akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Covid-19, sehingga tidak ada informasi salah yang diterima. Termasuk dalam menyikapi warga yang berstatus ODP dan PDP, sehingga tidak ada diskriminasi di masyarakat.

Kepala Desa Cibatuireng Kecamatan Karangnunggal Jajang Syihabudin mengaku lega atas informasi yang didapat terkait hasil pemeriksaan uji swab warganya yang dinyatakan negatif. “Saya sudah menerima informasi terkait warga saya yang meninggal beberapa waktu lalu. Alhamdulillah dinyatakan negatif Covid-19,” kata dia.

Saat ini, pihaknya akan menetralisasi wilayahnya yang sebelumnya membuat warga resah karena beredar informasi tidak. Termasuk memulihkan mental keluarga korban, terutama istrinya.

Baca juga : Heboh Temu Mayat Warga Mangkubumi Kota Tasik, Dikira Mati Akibat Corona

“Sangat berdampak terhadap mental warga terutama keluarga korban. Sehingga ia mengimbau agar warga jangan panik dengan situasi di Cibatuireng yang kemarin sempat dinyatakan zona merah, dengan adanya hasil negatif ini semua merasa lega,” ujarnya.

“Hanya saja mental dari keluarga masih agak terganggu dengan situasi seperti ini. Namun kita akan terus memberikan semangat dan berusaha agar mereka kembali pulih dan seperti biasanya,” ujarnya, menambahkan. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.