Tiga PNS Korup Dipecat Tidak Hormat

29

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PARIGI – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Pangandaran yang terlibat kasus korupsi dipastikan sudah mendapat sanksi pemecatan secara tidak hormat.

Kepala Bidang Mutasi dan Pengemabangan Karir Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusi (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Ganjar Nugraha menyebutkan sejauh ini baru ada dua kasus korupsi yang melibatkan PNS di Kabupaten Pangandaran. “Satu kasus itu vonis tahun 2013, sementara satu lagi tahun 2014 dan baru inkrah pada 2016 lalu,” jelasnya kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (14/9).

Menurutnya, PNS yang divonis tahun 2013 merupakan pindahan dari Kabupaten Ciamis dan bekerja sebagai staf di kantor kecamatan, sementara yang satu lagi adalah kepala sekolah. ”Kalau sudah menyangkut tindak pidana korupsi, itu sudah tidak bisa dilihat besar kecilnya jumlah uang yang mereka korupsi, tetap akan diproses sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” tuturnya.

Kedua PNS tersebut, kata dia, dipecat secara tidak hormat dan konsekuensinya tidak mendapat uang pensiun. ”Kalau dipecat secara terhormat, itu masih diberikan uang pensiunan dan itupun kalau memenuhi syarat yakni masa kerja minimal 20 tahun dan minimal berusia 50 tahun,” ucapynya.

Menurut dia kasus tipikor yang menyangkut PNS, merupakan sebuah kejahatan jabatan dan memang tidak pantas untuk diberhentikan secara hormat. ”Jelas itu sudah tidak ditolelir lagi,” ucapnya.

Lanjut dia, total PNS yang diberhentikan secara hormat di Kabupaten Pangandaran ada tiga orang dan pemberhentian jabatan satu orang. ”Mereka melanggar disiplin, ada yang tidak masuk sampai 46 hari kerja,” ungkapnya.

Awalnya mereka mendapat pembinaan dan peringatan, namun karena tidak bisa mengubah sikapnya, BKPSDM memutuskan untuk memberhentikan secara tidak hormat. ”Dikarenakan tidak bisa berubah, percuma saja,” tegasnya.(den)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.