Tiga Tahanan Polres Ciamis Ikut UNBK

168
0
KERJAKAN UJIAN. Pelajar yang menjadi tahanan Polres Ciamis tengah mengisi jawaban soal UNBK di Ruang Satuan Reskirm, Senin (25/3). (Iman S Rahman / radartasikmalaya.com)
Loading...

CIAMIS – Tiga tahanan Polres Ciamis mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Ruang Satuan Reskrim, Senin (25/3) sekitar pukul 09.00. Pelajar yang mengenakan pakaian oranye itu ditahan lantaran terseret kasus pengeroyokan sebulan ke belakang.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto SIK menerangkan, ada lima pelajar SMK/SMA yang ditahan di Polres Ciamis.

Dua pelajar mengikuti paket kesetaraan dan tiga pelajar mengikuti UNBK. Pelajar yang ikut UNBK tidak memakai komputer sebagaimana mestinya. Mereka menjawab soal secara tertulis.

Mereka mengikuti UNBK karena sudah terdaftar di sekolahnya sebagai peserta Ujian Nasional (UN) dan akan melaksanakan ujian selama empat hari ke depan difasilitasi oleh sekolah masing-masing. “Mereka dalam pengawasan kami,” tutur Hendra.

Sebelum mengikuti ujian, kata dia, para pelajar itu diberi kesempatan belajar di dalam ruang tahanan. Mereka membawa buku masing-masing untuk menjadi bahan bacaan setiap siang dan malam.

Loading...

Menurut Hendra, kelima pelajar itu adalah anggota kelompok berandalan bermotor. Mereka dijerat tindak pidana Pasal 170 dan 169 KUHP tentang pengeroyokan. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Salah seorang guru pengawas yang enggan disebutkan namanya menerangkan, jawaban yang ditulis oleh pelajar itu nanti akan diinput oleh guru atau operator sekolah ke dalam komputer. Hal ini dilakukan lantaran ujian di polres tidak dilengkapi komputer.

“Khawatirnya kalau pakai komputer di sini tidak bisa masuk server nantinya,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.