Tim Covid-19 Ciamis Perketat 3M ke Instansi & Perkampungan dengan Operasi Yustisi

498
0
TEGAKKAN ATURAN. Tim gabungan TNI, Polri, Pol PP dan dinas terkait di Ciamis saat menegakkan aturan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. foto-foto: IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Tim Penanganan Kasus Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis berupaya memperketat pencegahan penularan Covid-19. Mereka menyosialisasikan gerakan 3 M.

Yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.

Baca juga : Mantan Kadis Binamarga Ciamis Tewas Diduga Dibunuh, Sang Istri Minta Diusut

Tim Penanganan Kasus Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni menjelaskan, 3 M juga bisa ”diplesetkan” dengan persoalan cinta. Yaitu mencintai diri sendiri dan lingkungan dengan menggunakan masker, kedua mencintai pasangan degan selalu menjaga jarak aman, ketiganya mengusir corona dengan selalu cuci tangan pakai sabun.

“Jadi saya punya lagunya mengusir-mengusir corona dengan 3 M Cinta, “ucap Eni kepada Radar, Kamis (1/10) paparnya.

Mengenai penerapan 3M, kata dr Eni, semua lini harus menerapkannya. Termasuk di sentra-sentra pelayanan-pelayanan, instansi, rumah makan, bank dan lainnya.

Loading...

Tim Penanganan Kasus Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis pernah melakukan sosialisasi ke instansi-instansi agar menyiapkan tempat cuci tangan, menyiapkan masker bila ada tamu yang tidak menggunakan masker. Termasuk melakukan jaga jarak. Semua petugas di lembaga atau instansi juga memakai face shield.

“Intinya semua pelayanan harus menerapkan 3 M, termasuk kuliner juga,” ungkap dr Eni, yang juga Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis ini.

Dinkes Ciamis pun berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Ciamis agar tempat-tempat wisata menerapkan protokol kesehatan. Termasuk dengan Disperindag.

“Makan kalau bisa jangan di tempat. Lebih baik dibungkus dan bawa ke rumah karena untuk menghindari kerumunan, karena Ciamis itu kan oranye sekarang ini,” ujarnya.

Sosialisasi juga masif dilaksanakan bersama TNI, Polri dan lembaga lainnya. Tim gabungan itu melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan ke kampung-kampung. Termasuk melaksanakan Operasi Yustisi.

“Intinya kalau Covid-19 itu, kalau semua melawan bareng-bareng dan patuh akan cepat berakhirnya. Namun kalau segelintir masih ada yang tidak pakai masker percuma. Malahan kalau tidak disiplin akan tetap nambah,” tegasnya.

Kapolsek Ciamis Kompol Nia Kurnia SH MH menjelaskan, pihaknya bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan Operasi Yustisi untuk menegakkan aturan protokol kesehatan.

“Operasi Yustisi merupakan operasi gabungan TNI/Polri secara serentak, khususnya di wilayah hukum Polsek Ciamis, Polres Ciamis dengan sasaran pemakai jalan dan pejalan kaki, penumpang di mobil angkutan dan mobil pribadi yang tidak memakai masker,” jelas Kapolsek Ciamis.

Baca juga : Rumah Warga Pamarican Ciamis Hancur Ditimpa Pohon Aren

Kapolsek menambahkan, masker wajib dipakai saat keluar rumah. Jika ditemukan ada yang melanggar aturan tersebut, maka akan disanksi.

“Kami berharap masyarakat menyadari betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran
Covid-19 dan virus ini sudah banyak memakan korban jiwa,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.