Tim Desa Sindangkerta Juarai LDN 2018

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

RAJAPOLAH – Tim Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah berhasil mengalahkan Desa Gunungtanjung pada partai final Liga Desa Nusantara (LDN) 2018 di Lapangan Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah, Jumat (28/9). Tim dari Tasik Selatan itu berhasil meraih kemenangan 1-0.

Sebelum melaju ke final, Tim Desa Sindangkerta berhasil mengalahkan Desa Barumekar Kecamatan Parungponteng, Desa/Kecamatan Karangjaya dan Desa Cikunir Kecamatan Singaparna.

Atas keberhasilan ini, mereka akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya untuk berlaga di tingkat provinsi.

Pelatih Tim Desa Sindangkerta Yana Wardayana mengatakan target awal mengikuti LDN 2018 ini hanya ingin mengenalkan bahwa daerahnya mempunyai bakat potensial dalam dunia sepak bola.

“Kita sebenarnya tidak ada persiapan khusus mengikuti liga ini. Awalnya juga ingin menunjukkan bahwa Sindangkerta mempunyai potensi atlet selain objek wisata,” ujarnya kepada Radar, Minggu (30/9).

Pemain yang tampil pada liga ini, kata dia, merupakan warga asli Sindangkerta. Mereka masih berstatus pelajar di SMAN 1 Cipatujah. Kekompakan mereka sudah terbangun sejak lama, bahkan latihan yang dilakukan empat hari dalam seminggu.

“Saya selalu memberikan motivasi kepada anak-anak untuk selalu belajar pada kegagalan LDN 2017 yang kalah sejak babak penyisihan. Atas koreksi itu, semangat mereka muncul dan bermain baik untuk bisa mengharumkan nama baik Desa Sindangkerta,” tandasnya.

Dia juga mengaku berterima kasih kepada Pemerintah Desa Sindangkerta yang terus memberikan dukungan penuh hingga anak-anak mampu menjuarai LDN 2018.

“Alhamdulillah perjuangan kami tidak sia-sia dan hasilnya cukup memuaskan. Terlebih lokasi kami cukup jauh dari ke lokasi pertandingan. Namun tidak menyurutkan semangat para pemain untuk berprestasi,” ucapnya.

Setelah ini, Yana menargetkan meraih prestasi tertinggi pada liga yang sama di tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan hingga tingkat nasional.

“Kami hanya bisa berharap dan berdoa, termasuk mempersiapkan liga selanjutnya,” terangnya.

Terpisah, Penanggung Jawab Penyelenggaraan Liga Desa Nusantara (LDN) 2018 Candra Setiawan mengapresiasi kepada Tim Desa Sindangkerta yang sudah menunjukkan prestasi gemilangnya. Termasuk atas penyelenggaraan liga yang berjalan dengan baik, walaupun terkendala dengan alokasi anggaran minim.

“Liga ini sangat diminati dan banyak tim yang ingin mengikutinya. Tapi panitia terkendala anggaran dalam pelaksanaannya jika pesertanya lebih dari 16 tim,” terangnya.

Tahun ini, panitia hanya mendapatkan alokasi anggaran Rp 20 juta. Sementara jumlah desa di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 351, sehingga tidak mungkin semuanya diikutsertakan.

Maka dari itu, diharapkan Kementerian Desa (Kemendes) bisa menambahkan alokasi anggaran untuk LDN tahun depan.

Sehingga penyelenggaraan bisa semakin baik dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

“Ya paling tidak penyelenggaraan tahun depan bisa diikuti minimal perwakilan di 39 kecamatan,” pungkasnya. (obi)

loading...