Tim Gabungan Ciamis Gelar Patroli Siang Malam

38
0
PATROLI GABUNGAN. Petugas gabungan, terdiri dari Satpol PP, Polri dan TNI mulai patroli saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Ciamis Senin (11/1).

CIAMIS – Petugas gabungan, terdiri dari Satpol PP, Polri dan TNI mulai Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Ciamis. Senin (11/1) sekitar pukul 10.00, mereka melakukan patroli ke berbagai titik di wilayah Kota Ciamis.

Diantaranya, Alun-Alun, Terminal Ciamis dan Pasar Ciamis.
Bupati Ciamis Dr Herdiat Sunarnya MM menyampaikan PPKM dimulai 11-25 Januari 2021 atas Instruksi Mendagri dan dikuatkan dengan hasil analisis dari Satgas Covid-19 Jawa Barat bahwa Ciamis diharuskan melaksanakan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Pembatasan yang akan diterapkan pada PPKM di Kabupaten Ciamis, adapun pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat meliputi pengetatan penerapan protokol kesehatan secara konsisten,” ujar Bupati.

Herdiat menyampaikan untuk fasilitas ibadah masih boleh digunakan dengan syarat kapasitas jema’ah atau pengunjung tempat ibadah paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat ibadahnya.

Baca juga : Puskesmas Cipaku Ciamis Gelar Simulasi Vaksinasi

Untuk kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring/online. Jam kerja pegawai di lingkungan perkantoran dengan menerapkan work from office (WFO) sebesar 25 persen dan work from home (WFH) sebesar 75 persen.

Sedangkan untuk pusat perbelanjaan/mall jam operasional dibatasi sampai pukul 19.00. Untuk kegiatan konstruksi dapat beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Pada PPKM ini, untuk restoran, kafe dan PKL untuk layanan makan di tempat maksimal 25 persen dari kapasitas tempatnya dan untuk layanan pesan antar diperbolehkan sampai dengan pukul 22.00.

Khusus pasar tradisional/pelaku usaha sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat dapat beroperasi 100 persen dengan jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 19.00. Sedangkan di sektor wisata dan hiburan pembatasan jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 20.00 .

“Untuk moda transportasi umum wajib membatasi kapasitas penumpang,” kata Bupati.

Pihaknya mengingatkan kepada Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan, wajib melakukan pengawasan, pembinaan dan pendisiplinan terhadap aktivitas masyarakat.

Dalam PPKM ini , harus secara ketat dan konsisten serta melakukan upaya pencegahan kerumunan secara persuasif dan penegakan hukum di lingkungan masyarakat sesuai dengan kewenangannya.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Ciamis Iskandar mengatakan, selama PPKM, tim gabungan akan melaksanakan dua kali patroli, pagi sampai siang dan malam hari.

“Tiga hari pertama ini dari tanggal 11-13 Januari kami melaksanakan sosialisasi pemberlakukan PPKM ini yang hampir sama dengan PSBB,” ujarnya.

“Untuk tanggal 14 Januari mulai melakukan tindakan tegas, saat patroli memang ada masyarakat yang masih kedapatan tak pakai masker, namun masih pihaknya ingatkan. Namun jika yang melanggar ketentuan PPKM dan protokol kesehatan akan diberikan sanksi dari mulai sanksi fisik hingga sanksi administrasi, bila membandel maka akan diberikan sanksi penutupan tempat usahanya,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.