Dinilai Tak Layak Jalan, Ban Menggunakan Vulkanisiran

Tim Gabungan Tahan Dua Bus

47
0
MEMERIKSA SURAT-SURAT. Petugas gabungan memeriksa surat-surat kendaraan angkutan umum di Gapura Selamat Datang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Senin (9/12). Hasilnya ada dua bus yang dinilai tidak layak jalan. foto-foto: IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Menghadapi Natal dan Tahun Baru, Senin (9/12), Polres Ciamis melakukan razia gabungan. Operasi yang menyasar angkutan umum itu melibatkan Dinas Perhubungan dan TNI.

Razia dilaksanakan di Gapura Selamat Datang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Tim gabungan memeriksa angkutan umum. Hasilnya, mereka mengamankan dua unit bus tidak layak jalan dan tidak dilengkapi surat-surat. Tim gabungan pun meminta awak angkutan untuk memindahkan penumpang di dua bus tersebut ke bus lainnya.

Kepala Bagian Operasi Polres Ciamis Kompol Sumari SH menjelaskan pemeriksaan dilakukan kepada angkutan umum yang melintas dari arah Bandung atau Jawa Tengah.

Tim gabungan, kata dia, memeriksa surat-surat kendaraan, seperti SIM , STNK dan surat trayek serta cek fisik kendaraan. Termasuk sistem pengereman, lampu, kemudi, hingga kondisi ban.

“Bila memang tidak laik jalan serta tidak bisa menunjukkan surat-surat, kita tilang. Bahkan mobilnya tidak boleh jalan dan ditahan sampai surat-suratnya dilengkapi demi keamanan dan kenyamanan para penumpang,” ujarnya Senin (9/12).

Dari razia gabungan itu, pihaknya mengamankan dua bus tidak laik jalan. Dua bus tersebut bagian bannya gundul dan menggunakan vulkanisir. Ada juga bus yang surat-suratnya tidak lengkap. Trayeknya pun tidak sesuai. “Makanya kedua bis tersebut ditahan, bahkan penumpangnya kita alihkan ke angkutan umum lainnya,” jelasnya.

Langkah tegas tersebut, kata dia, guna menjaga keselamatan awak angkutan dan mengurangi angka kecelakaan. Terlebih di akhir tahun akan banyak warga yang pulang kampung menggunakan Jalur Selatan Jawa.

Loading...

“Makanya upaya sasaran kami dalam razia kali ini, kendaraan angkutan umum atau angkutan barang, makanya secara teliti kita cek kelayakannya serta sarana dan prasarana dari kendaraan tersebut,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Drs H Endang Sutrisna MSi menjelaskan dua bus yang terjaring razia gabungan memang tidak layak jalan. “Bagian bannya gundul bahkan pakai vulkanisir, bahkan trayeknya tidak sesuai,” ujarnya.

Dia mengimbau pengusaha angkutan umum untuk meningkatkan kesadaran, karena faktor keselamatan penumpang menjadi sangat penting.

“Kalau memang merasa kendaraannya belum belum periksa, langsung ke Dishub. Kalau pun alasannya sibuk bisa jemput bola. Asalkan di waktu di luar jam kerja saja, karena memang pekerjanya kurang bisa waktu jam malam,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.