Tim Gugus Covid-19 Pemkab Tasik Waspadai Gelombang Pemudik di Perbatasan

1996
0
PENGETATAN PERBATASAN. Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya melakukan pengetatan di perbatasan untuk menekan penyebaran virus corona, Jumat (24/4). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SALAWU – Tim Gabungan dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan dan Satupol PP Kabupaten Tasikmalaya melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker di Jalan Raya Salawu-Garut. Termasuk mewaspadai gelombang pemudik yang masuk ke Kabupaten Tasikmalaya setelah diberlakukannya larangan mudik, Jumat (24/4).

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantribum) Dinas Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Didin menjelaskan, penyekatan wilayah dilaksanakan di empat titik, salah satunya di perbatasan Garut. Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca juga : Wali Kota Tasik: Warga yang Belum Dapat Bantuan Harap Sabar

“Pada giat ini masih banyak pengendara yang tidak pakai masker, kami beri imbauan untuk tetap pakai masker dan berikan juga masker secara gratis. Upaya ini untuk cegah penyebaran Covid-19,” ujarnya, kemarin.

Kata dia, selain mengimbau para pengendara yang tidak menggunakan masker, giat ini juga untuk memantau gelombang pemudik setelah diberlakukannya larangan mudik oleh presiden. Maka dari itu, dalam pengetatan wilayah ini hadir juga dari tim medis untuk memeriksa kesehatan pengendara yang baru datang dari luar kota, khsusunya zona merah penyebaran Covid-19. “Jika ditemukan ada warga yang kondisi kesehatannya buruk, disarankan untuk istirahat dan tidak berpergian ke luar rumah,” ujar dia.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana menambahkan, operasi penyekatan wilayah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 ini juga dilaksanakan berbarengan dengan Operasi Ketupat Lodaya. “Intensitas operasi penyekatan ini akan lebih diintensifkan pada hari pertama Bulan Ramadan ini ke depan hingga 31 Mei nanti. Kami bersama TNI, Satpol PP, BPBD, Dishub, Dinkes dan PMII bersama-sama di setiap pos pemeriksaan,” kata Cucu.

Menurut dia, sasaran giat ini lebih ditekankan kepada imbauan untuk masyarakat agar tidak mudik sehubungan wabah Covid-19 yang masih menyebar dan banyak kasus.

Baca juga : 15 Pemuda & 2 Wanita Warga Indihiang Tasik Pesta Miras Digelandang Polisi

“Kita langsung mengimbau masyarakat, melalui pos dan mobil patroli bersama-sama memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak berpergian keluar daerah, termasuk warga daerah lain seperti Garut, diminta untuk tidak berpergian ke Kabupaten Tasik,” ungkap dia.

Ropi Mutamam (28), pengendara sepeda motor mengaku datang dari Kabupaten Garut akan pulang ke kampung halamannya di Salawu. Ia mengaku sudah mempunyai masker namun tidak dipakai saat bermotor. “Kebetulan tidak dipakai saja, ada padahal disimpan. Terima kasih sudah diingatkan untuk menggunakan masker lagi,” ujar dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.