Kemeriahan Penilaian Kampung ODF 2018 di Kecamatan Mangkubumi

Tim Juri ODF Disambut Marawis dan Senam Germas

3
Foto bersama usai penilaian Kampung ODF 2018 di wilayah Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Selasa (18/09/18). foto: aisah/radartasikmalaya

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MANGKUBUMI – Warga perwakilan di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari antusias menyambut penilaian Kampung Open Defecation Free (ODF) 2018 Selasa (18/9).

Penilaian pertama dilaksanakan di RW 15 dengan lima RT Perum Bumi Resik Abdi Negara, Mangkubumi. Adapun kedua, di RW 05 dengan 3 RT Kampung Gunung Cihcir Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari.

Di Perum Bumi Resik Abdi Negara Mangkubumi, masyarakat antusias menyambut tim juri. Jajaran pemerintahan Kecamatan Mangkubumi bersama lurah, RT dan RW serta tamu undangan menyambut para juri.

Saat juri sampai lokasi, warga sudah menyiapkan beberapa tahap penyambutan. Pertama dari tim Marawis Nurul Aisyah Abdi Negara. Mereka membawakan lagu Mars Abdi Negara Hidup Sehat.

Kemudian dilaksanakan juga senam Germas dari kader Posyandu, nyanyian selamat datang dari anak-anak TK Asy Syifa Perum Bumi Resik Abdi Negara dan tari senam cuci tangan dari tim kader Posyandu dengan lagu aransemen Syantik kreasi para kader.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya H Nendi Riswandi Edjon SKep MM berharap penilaian kampung ODF ini bisa menjadi rangsangan bagi masyarakat dan kampung lain untuk menjadi kampung percontohan bagi kampung lainnya.

“Dengan demikian harapan kita tahun 2022 Kota Tasikmalaya menjadi Kota ODF bisa terwujud. Kami juga berharap pemerintah mau memberikan bantuan dan mengalokasikan bantuan untuk membantu masyarakat membangun jamban,” ungkapnya Selasa (18/9).

Ada tiga komponen yang menentukan derajat kesehatan masyarakat. Yaitu faktor genetik atau keturunan, faktor lingkungan dan faktor sarana kesehatan.

“Dari tiga faktor ini 70 persen dipengaruhi oleh lingkungan. Sehingga lingkungan yang sehat dan bersih akan berdampak kepada kualitas atau derajat kesehatan masyarakat,” terang Nendi.

Camat Mangkubumi Drs H Muhtar Soni MSi mengatakan penilaian kampung ODF diharapkannya menjadi pemicu warga untuk semakin menggelorakan ke kampung lainnya agar menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

“Pasca lomba ini menjadi bahan evaluasi. Berbagai masukan dari tim penilai sangat berharga bagi kami untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Kami akan melakukan peningkatan dalam sinergitas dengan berbagai komponen yang dibutuhkan karena kampung ODF ini tanggung jawab bersama,” tutur Muhtar Soni.

Pun menurut RW 15 Perum Bumi Resik Abdi Negara Ir H Dede R. “Sebagai tindak lanjutnya, masukan yang disampaikan akan kami perbaiki, menjadi evaluasi untuk menyempurnakan program yang ada, seperti penyedotan yang rutin dan kami juga akan lakukan pemeriksaan berkala pada setiap rumah, sehingga betul-betul menjadi lingkungan yang sehat,” ujar Dede.

Salah satu kader Posyandu Mangkubumi Heni Ismawati berharap penilaian Kampung ODF bisa meningkatkan motivasi untuk hidup lebih bersih dan sehat. Tidak ada lagi yang buang air besar di mana saja.

“Semoga kelebihan yang ada bisa menjadi inspirasi bagi kampung lainnya,” ujar Heni.

Di akhir penilaian di Perum Bumi Resik Abdi Negara ditutup dengan penampilan dari masyarakat dan kader, termasuk tim Marawis Nurul Aisyah Abdi Negara.

(ais/radartasikmalaya)

 

 

loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaVape Bakal Kena Pajak
Artikel berikutnyaPemkab Garut Membentuk Tim