Tim Medioker Sering Bikin Tekor, PERSIB vs Perseru

26
0
BENTENG PERTAHANAN. Bek Nick Kuipers menjaga andalan menjadi lini pertahanan Persib Bandung kala menjamu Perseru Badak Lampung hari ini. Taupik Hidayat / Radar bandung

BANDUNG – Menghadapi Perseru Badak Lampung malam nanti (live Indosior pukul 18.30) di Si Jalak Harupat, Persib dihantui hasil minor ketika menghadapi tim papan bawah yang berjuang di zona degradasi pada akhir musim.

Dua musim terakhir Persib selalu dikaitkan dengan ‘main mata’ meloloskan salah satu klub dari zona merah walau itu tidak bisa dibuktikan apalagi dibenarkan.

Sejarah mencatat, pada akhir kompetisi 2017 Perseru sukses menaklukkan Persib 0-2 di Si Jalak Harupat di laga penentuan. Hasil itu membuat Perseru bertahan di kasta tertinggi, sementara pihak yang dirugikan adalah Semen Padang yang terdegradasi walau menang di partai akhir.

Setahun kemudian 2018 menjamu Perseru di I Wayan Dipta kemenangan 2-1 Persib gagal bertahan berkat tendangan bebas Sidik Saimima, curian poin Cendrawasih Jingga buat mereka bertahan lagi di Liga 1.

Sebelumya juga PSMS dapat tiga poin dari Persib yang berstatus tuan rumah walau akhirnya tim Ayam Kinantan tetap degradasi.

Hal itu kembali kejadian musim ini 2019. Ketika Persib ditaklukkan Persela 0-2 beberapa waktu lalu di Si Jalak Harupat. Isu negatif kembali berhembus kencang kepada Persib ditambah gol bunuh diri Achmad Jufriyanto. Semen Padang, Kalteng Putra, dan Perseru Badak Lampung akhirnya turun kasta musim depan ke Liga 2. “Semua tim di liga pasti sama, sangat ketat jika kamu lihat klasemen yang ada saat ini,” kata pelatih Persib Bandung Robert Alberts.

Robert tidak mau timnya kembali kalah melawan tim papan bawah. Ia akui laga melawan Persela adalah kesalahan, pemainnya bermain terlalu pelan dan dibawah performa. Ia memastikan laga Senin nanti lawan Perseru Badak Lampung, pemainnya harus berada dalam level permainan yang lebih tinggi.

“Laga melawan Lamongan lalu kami bermain terlalu pelan dan tidak bisa mengimbangi level energi mereka. Jadi kini kami harus memastikan pada laga ini bermain dalam level energi yang lebih tinggi lagi supaya tidak kalah lagi,” katanya.

**TAK AKAN SELEBRASI

Bek tengah Perseru Badak Lampung, Bojan Malisic, mengatakan laga kontra Persib Bandung akan menjadi laga emosional baginya lantaran Bojan akan menghadapi mantan timnya. Laga itu akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, malam nanti,

“Besok (hari ini) akan berbeda bagi saya, karena ini akan menjadi laga yang penuh emosional, tapi saya akan tetap profesional. Saya akan bermain sebaik mungkin hingga akhir musim nanti. Saya tidak sabar menunggu laga besok,” kata Bojan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, kemarin.

Bojan memiliki banyak kenangan manis bersama Persib. Dia mengawali karier sepak bola di Indonesia saat memperkuat Persib pada 2018, Pemain asal Serbia itu sempat menjadi pujaan suporter Persib, saat mampu tampil apik menjaga lini belakang Persib musim lalu.

Terlebih, Bojan sukses mencetak gol penentu kemenangan saat Persib bertemu musuh bebuyutannya Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, 23 September 2018, lalu. Kala itu, saat skor sementara imbang 2-2, Bojan menjadi penyelamat Persib lantaran bisa mencetak gol pada penghujung babak kedua.

“Saya masih ingat ketika pertama kali saya ke Indonesia dan berjanji untuk profesional dan saya tetap menjadi seperti itu. Saya respek ke tim saya dan mantan tim, kita coba untuk bermain bagus,” ujarnya.

Pemain berusia 34 tahun itu pun mengatakan tidak akan melakukan selebrasi, kalau saja dia berhasil menjebol gawang Persib dalam laga nanti. Hal itu, kata dia, sebagai bentuk penghormatan untuk mantan timnya juga bobotoh. “Jika ada tendangan bebas dan saya mencetak gol, saya tidak akan melakukan selebrasi karena saya respek dengan mantan tim saya,” kata dia. (pra)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.