Tim Verifikasi BPNT Kabupaten Tasik Endus Banyak “PERMAINAN” Penyaluran Bansos

45
0
radartasikmalaya.com
Rapat evaluasi tim Verifikasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Tasikmalaya pada Bulan Januari 2021, diselenggarakan di Ruang Briefing Kodim 0612/Tsm
Loading...

KOTA TASIK – Rapat evaluasi tim Verifikasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Tasikmalaya pada Bulan Januari 2021, diselenggarakan di Ruang Briefing Kodim 0612/Tsm Jalan Otista Nomor 11 Kota Tasikmalaya, Rabu (27/01) malam.

Dalam Verifikasi BPNT 2021 ini dihadiri langsung Kadinsos Kabupaten Tasik, Roni Syahroni, Kemudian, Kabidsos, Rahmat ZM, Ketua Tim Verifikasi BPNT Kabupaten Tasik, Kpt Inf Adi dan undangan lain.

Rapat Evaluasi Tim Verifikasi tersebut membahas terkait adanya beberapa temuan, baik di legalitas suplier maupun kualitas bahan pokok.

Serta adanya temuan di lapangan terkait penyaluran bantuan sosial pangan.

Kpt Inf Adi, Ketua Tim Verifikasi BPNT Kabupaten Tasik mengatakan, temuan-temuan itu dalam rapat tersebut akan ditindaklanjuti dan akan diberikan sanksi terhadap pelaku penyuplai Bansos, khususnya BPNT di Kabupaten Tasikmalaya.

loading...

“Temuan lainnya adalah masih terdapat CV atau Suplayer yang belum melengkapi persyaratan Administrasi. kedepannya apabila tak lengkap dalam kelegalitasannya, maka akan dikeluarkan dari penyalur BPNT di Kabupaten Tasik,” tegas Kpt Inf Adi kepada wartawan, Kamis (28/01) pagi.

Kendati demikian, Kpt Inf Adi menjelaskan, ada juga temuan lain diantaranya E-Warung merangkap Suplayer, adanya E-Warung yang di Intimidasi oleh oknum tertentu untuk ke salah satu suplayer.

Lalu, beber dia, adanya indikasi E-Warung menyembunyikan Kartu KPM tidak sepenuhnya di salurkan ke suplayer, adanya indikasi oknum Kades merangkap sebagai suplayer dan mengumpulkan Kartu KPM.

Kemudian, kata dia, adanya suplayer yang menyalurkan tidak sesuai ketentuan yang berlaku, adanya KPM yang mengundurkan diri, tapi kartu tidak dilaporkan yang justru di pegang oknum Kades.

“Dan masih adanya suplayer yang di luar dari data verifikasi masih menyalurkan bantuan BPNT,” bebernya.

“Ini seharusnya, merupakan tugas berat dari Tikor serta Tim Verifikasi BPNT dalam penyaluran di Kabupaten Tasikmalaya yang harus di tindaklanjuti,” sambungnya.

Kpt Inf Adi menyebutkan, temuan-temuan itu harus ditindaklajuti guna memberikan efek jera terhadap para pelaku suplayer, E-Warung, oknum-oknum yang tidak mengikuti aturan yang berlaku.

“Dan selaku KPM (Keluarga Penerima Manfaat) harus kita utamakan. Di karenakan, ini merupakan tindakan kemanusiaan sehingga perlu adanya tindakan tegas,” tambahnya.

Harapan dia, semua kedepanya harus ada perbaikan dan tidak ada yang main-main terhadap Bansos pangan BPNT di Kabupaten Tasik.

“Ini merupakan amanah kita semua untuk masyarakat yang tidak mampu,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.