Timnas Belgia Kandas di Semifinal Masih Ada Peluang Mengukir Sejarah

Soccer Football - World Cup - Semi Final - France v Belgium - Saint Petersburg Stadium, Saint Petersburg, Russia - July 10, 2018 Belgium's Eden Hazard reacts during the match REUTERS/Dylan Martinez

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Impian Belgia untuk mencetak sejarah, lolos ke final Piala Dunia untuk kali pertama, gagal terwujud. Generasi emas De Rode Duivels –atau Setan Merah, sebutan Timnas Belgia– dikalahkan Prancis 0-1 dalam laga semifinal di Saint Petersburg dini hari kemarin. Apa yang harus dilakukan?

INJURY time enam menit tidak bisa dimanfaatkan Belgia untuk mencetak gol ke gawang Prancis yang dikawal Hugo Lloris. Ketika peluit panjang berbunyi, tidak ada lagi gol yang tercipta selain heading bek Prancis Samuel Umtiti pada menit ke-51. Les Bleus –julukan Timnas Prancis– melenggang ke final Piala Dunia 2018.

Belgia? Untuk kali kesekian, tim yang disebut-sebut sebagai generasi emas sepak bola Belgia itu gagal mempersembahkan trofi. Melengkapi rentetan kegagalan sebelumnya pada Piala Dunia 2014 dan Euro 2016.

Kapten Belgia Eden Hazard tampak sangat terpukul. Dia termenung di tengah lapangan. Kepalanya tertunduk. Pemain Chelsea itu hanya diam ketika satu per satu penggawa Prancis menyalaminya. Sementara itu, para pemain Belgia lainnya juga terdiam. Upaya keras mereka selama nyaris 100 menit tidak membuahkan hasil sesuai dengan harapan.

Belgia melangkah sampai ke semifinal dengan hasil menawan. Menyapu bersih kemenangan pada lima laga sebelumnya dan mencetak 14 gol. Termasuk mengirim pulang Brasil di perempat final. Wajar kalau tim asuhan pelatih Roberto Martinez itu lebih diunggulkan dari Prancis.

Tapi, Belgia seperti kena batunya saat menghadapi Prancis. Kedua tim bermain dengan ritme yang sama. Tapi, garis pertahanan Prancis lebih rapat. Hal itu membuat Hazard dkk sulit menembus pertahanan Les Bleus. Romelu Lukaku tidak banyak mengancam Lloris. Kevin De Bruyne juga tidak seagresif saat memorak-porandakan benteng Brasil dan Jepang pada dua laga sebelumnya.

“Kami menguasai bola. Tapi, kami harus memberikan kredit kepada Prancis atas apa yang mereka mainkan,” tutur Martinez saat konferensi pers setelah pertandingan yang diikuti Jawa Pos. “Mereka berhasil menjaga kedalaman permainan. Mereka membuat kami tidak bisa mencari celah di depan gawang,” sambung pria asal Spanyol itu.

Upaya Martinez memasukkan beberapa pemain pengganti bertipe menyerang tidak membuahkan hasil. Serangan Belgia seperti membentur tembok tebal. Di sisi lain, Prancis memilih bermain aman. Berusaha maksimal mengamankan keunggulan sampai peluit panjang.

“Situasi di kamar ganti memang menyedihkan. Tapi, saya tidak ingin para pemain frustrasi atau kecewa. Kami ingin mencapai finis di level yang tinggi. Para pemain ini pantas mendapatkannya,” imbuh Martinez.

Belgia boleh gagal ke final. Tapi, mereka masih bisa mengukir capaian terbaik di Piala Dunia. Dengan catatan, bisa memenangi laga perebutan tempat ketiga. Prestasi terbaik Belgia terjadi pada edisi 1986 di Meksiko. Saat itu mereka kalah oleh Argentina di semifinal dan kalah lagi oleh Prancis pada pertandingan perebutan tempat ketiga. (*/c19/na/jpg)

loading...