Timsus MAUNG GALUNGGUNG Siap Sikat Geng Motor di Kota Tasik

443
0
radartasikmalaya.com
Kapolresta Tasik, AKBP Doni Hermawan memberikan arahan kepada tim Maung Galunggung, Kamis (28/01) sore. rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Aksi kekerasan atau kejahatan jalanan yang dilakukan geng motor, beberapa bulan terakhir ini, di Kota Tasik, sangat marak.

Menyikapi hal itu, Polresta Tasik langsung membentuk tim khusus (Timsus), bernama Maung Galunggung.

Tugasnya, memberantas berbagai kejahatan jalanan, seperti aksi geng motor, kerumunan massa di luar jam operasional malam, dan lain sebagainya.

Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan mengatakan, dibentuknya tim Maung Galunggung ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya warga Tasik.

“Ya memang beberapa periode di akhir 2020 aksi kriminalitas jalanan cukup meningkat, khususnya kejahatan yang dilakukan geng motor,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Kamis (28/01) sore.

loading...

Terang Doni yang ditemui usai pengukuhan tim Maung Galunggung di Mapolresta Tasik, tim tersebut terdiri dari 30 petugas Kepolisian yang dibagi 2 tim.

Tiap 1 tim berisi 15 personel dari berbagai unit.

“Kita berharap masyarakat nanti tak khawatir saat di jalan. Karena tak menjadi korban kriminalitas jalanan. Jadi, dengan tim yang dibentuk dari lintas fungsi ini dipilih dari perwira di masing-masing fungsi menjadi tim gabungan,” terangnya.

“Jadi berdasarkan pimpinannya, mereka yang masuk tim Maung Galunggung ini memiliki kualitas dan kelebihan perorangan. Ini merupakan tim terbaik di setiap fungsi untuk melakukan kegiatan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” sambungnya.

Doni menambahkan, tim ini tak hanya memburu oknum geng motor pelaku kejahatan jalanan saja.

Namun, para pelaku pencurian kendaraan bermotor serta kerumunan massa pun menjadi titik fokusnya.

“Tim ini bergerak tak hanya bertindak prefentif tapi represif juga. Jadi sambil mengedukasi kepada masyarakat agar mengingatkan protokol kesehatan. Jadi ini memperkuat fungsi dari Kepolisian,” tambahnya.

Jelas dia, tindakan tegas di lapangan pun akan dilakukan jika pelaku kejahatan jalanan melawan tim tersebut ketika akan ditangkap.

Tugasnya dititik beratkan di hari libur menjelang akhir pekan, malam minggu, malam sabtu dan malam hari libur nasional.

“Ya tim ini bisa melakukan tindakan tegas dan terukur jika ada kejahatan yang tertangkap tangan mengancam nyawa korbannya. Jadi tetap tegas, terukur tapi humanis,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.