Semua Bangkai Helikopter Berhasil Diangkut dari Bukit, Tinggal Ganti Rugi Lahan

81
diki setiawan / radar tasikmalaya DITARIK. Potongan kepala helikopter ditarik oleh tim gabungan usai melintasi aliran Sungai Cikunten di Kampung Situhiang Desa Sirnaputra, Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya Kamis (21/3).

TASIK – Potongan kepala, badan dan ekor helikopter BO 150 M PK-EAH akhirnya selesai dievakuasi. Semuanya telah berhasil diangkut tim gabungan dari TNI/Polri, Lanud, Basarnas, BPBD dan masyarakat.

Ketua Tim Operator PT Air Transport Services (ATS) Mardiatna menjelaskan semua sisa bangkai helikopter seperti kepala, badan dan ekor pesawat sudah selesai diangkut.

”Kita bagi tiga bagian potongan besar helikopter, pertama kepala, badan dan ekor. Sisanya puluhan potongan peralatan dibagi beberapa bagian seperti mesin, alat navigasi, transmisi dan potongan lain,” ujarnya ditemui di lokasi jatuhnya helikopter di Kampung Situhiang Cinipah Desa Sirnaputra Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Kamis (21/3).

Untuk sementara, kata Mardiatna, semua bangkai helikopter dikumpulkan terlebih dahulu ditenda yang disiapkan PT ATS. Sebelum diangkut menggunakan mobil box dan truk menuju kantor pusat.

”Jadi bangkai helikopter ini, tidak disimpan di Lanud (Wiriadinata). Kita akan langsung bawa ke Bogor,” terangnya.

Saat ini, dia bersama sembilan tim operator lainnya masih menunggu instruksi dari pimpinan pusat PT ATS. ”Kita berada di Tasik sampai Sabtu (23/3), bangkai helikopter bisa dibawa ke Bogor mulai besok (hari ini, Red),” paparnya.

Untuk masalah upah pekerja dan ganti rugi lahan, kata Mardiatna, bisa diurus hari ini (22/3). “Kita koordinasi dengan pihak Lanud, TNI/Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Kasdim O612 Tasikmalaya Mayor Infanteri Candra Suhendra menambahkan semua potongan helikopter sudah dievakuasi oleh tim gabungan. ”Berkat kerja tim yang dibantu masyarakat. Evakuasi berjalan cepat dan aman, tinggal selanjutnya di bawa PT ATS,” jelasnya.

Menurutnya, semua teknis evakuasi bangkai pesawat helikopter sudah sesuai mekanisme yang dijalankan pihak perusahaan bekerjasama dengan tim gabungan. ”Memang cukup ada kendala sedikit, dari jalan yang curam serta harus melewati pematang sawah dan aliran sungai,” paparnya.

Danramil 12/12 Leuwisari Kapten Czi Rohadi mengungkapkan semua evakuasi bangkai helikopter dilakukan secara manual oleh tim gabungan dan masyarakat. ”Tadi kita estafet mengangkut potongan helikopter,” tuturnya. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.