Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat

96
0
KERJA SAMA. Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Dinas Perpustakan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar pertemuan bertajuk Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju. RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA
KERJA SAMA. Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Dinas Perpustakan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar pertemuan bertajuk Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju. RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Dinas Perpustakan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar pertemuan bertajuk Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Pemguatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju. Kegiatan dalam rangka peningkatan indeks literasi masyarakat itu digelar di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (27/10).

Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI Dedi Junaedi mengatakan jika tidak mau membaca yakin akan ketinggalan, karena sumber informasi dengan meningkatkan literasi dengan gemar membaca. Dengan berliterasi nantinya dapat memiliki kemampuan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber bacaan, setelah dibaca lalu dipahami.

“Kalau kita sudah bisa memahami tentang literasi sebenarnya Insya Allah tidak akan melakukan demo semata-mata, tidak hanya karena ikut-ikutan saja, namun memahami apa yang dibacanya, sehingga sangat penting berliterasi itu. Saat ini sebanyak 250 juta masyarakat Indonesia, literasi masih rendah,” kata dia.

Dedi meminta pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sumber daya perpustakaan sebagai salah satu sarana membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kegiatan ini sangat penting untuk disikapi secara serius, karena akan membuka wawasan serta memotivasi semua pihak tentang pentingnya budaya literasi,” ujarnya.

Asisten Daerah Setda Kabupaten Tasikmalaya Iin Aminudin MSi mengaku terus mendorong minat baca masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

“Kebiasaan membaca belum membudaya di kalangan masyarakat, baik di kalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya. Melalui kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada kita untuk meningkatkan membaca bagi warga di Kabupaten Tasikmalaya,” kata dia.

Dengan membaca, ujar dia, dapat menyerap ilmu dan informasi serta dapat merubah pola pikir. “Untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, keberadaan perpustakaan mempunyai peran penting. Keberadaan perpustakaan tidak bisa dihilangkan meski digital merajalela di hampir semua lini kehidupan,” ucapnya.

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar H Ferdiansyah SE MM mengungkapkan tingkat literasi masyarakat masih rendah. Literasi bukan hanya sekadar membaca, melainkan mengerti apa yang dibaca.

Dia menyebut gemar membaca di Kabupaten Tasikmalaya meningkat. Namun indeks literasi tentang isi apa yang dibaca. Secara nasional, walaupun baru 24 provinsi yang dikumpulkan, Kabupaten Tasikmalaya masih di angka 37,2 persen.

“Masih taraf golongan rendah. Kita bagi menjadi 4 segmen. Rendah sekali, rendah, sedang dan baik. Secara nasional itu kita masuk kategori rendah,” ungkapnya.

Namun yang perlu dicermati bersama, kata Ferdiansyah, sebenarnya judul buku dan jumlah buku banyak. Yang harus menjadi perhatian adalah pendistribusiannya. Ia masih melihat di titik tertentu, baik di perpustakaan daerah, desa masih tertumpuknya buku.

Namun, kata dia, bukan dalam artian negatif. Melainkan karena tidak adanya tenaga pendistribusian. “Sebagai anggota DPR RI, saya memberikan fasilitas melalui perpustakaan nasional. Diantaranya buku-buku dan perpustakaan mobil keliling ataupun motor keliling. Artinya yang perlu dicermati adalah tenaga pendistribusiannya itu,” kata dia.

Lanjut dia, jika bisa mengoptimalkan peran tenaga pendistribusian, buku-buku akan semakin tersebar ke pelosok Kabupaten Tasik. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.