Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.8%

Tingkatkan Kemampuan Penyelamatan

24
0
PELATIHAN. Para pemuda-pemudi mengikuti pelatihan peningkatan penanggulangan bencana di sungai di Desa Gegempalan Kecamatan Cikoneng, Minggu (15/12). Iman S Rahman / Radar Tasikmalaya

CIAMIS – Puluhan pemuda mengikuti Pelatihan Tenaga Sukarelawan untuk Penanganan Bencana Alam di Desa Gegempalan Kecamatan Cikoneng, Minggu (15/12).

Ketua Dewan Penasehat Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Deni menerangkan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan warga Desa Gegempalan dalam menanggulangi bencana. Salah satunya menanggulangi korban yang tenggelam sehingga pe­la­t­ihan dilakukan di sungai. “Ha­rapan ke depannya teman-teman relawan terutama para pemuda bisa menanggulangi bencana Desa Gegempalan itu bisa lebih aktif lagi penan­g­gulangan bencana alam,” kata Ade.

Menurut dia, sesuai Undang-Undang No 24 Tahun 2007, tugas penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat punya tanggung jawab yang sama dengan pemerintah.

Dia berharap selain Desa Gegempalan, desa lain juga bisa mengadakan pelatihan penang­gulangan bencana. Pihak desa bisa mengundang narasumber pela­tihan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Apalagi pemerintah desa bisa menggunakan dana desa (DD) untuk penanggulangan bencana sebagaimana Permendes No 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa. “Di sana kita ketahui disebutkan bah­wa DD bisa digunakan untuk penang­gulangan bencana alam. Salah satunya untuk peningkatan kapa­sitas masyarakatnya,” ujar dia.

Babinmas Desa Gegempalan Kecamatan Cikoneng Brigadir Hendi Suharyadi menerangkan, pelatihan penanggulangan bencana sering dilakukan setiap tahun menggunakan dana desa. Desa Gegempalan sendiri memiliki dua sungai sehingga masyarakatnya harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Makanya, pelatihan dilakukan di sungai untuk meningkatkan kemampuan warga dalam menyelamatkan korban tenggelam.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali karena mendidik kader-kader, khususnya pemuda Gegempalan harus mengetahui cara penyelamatan korban ketika di dalam air, baik sebagai penolong atau si korban yang akan ditolong, tentunya tekniknya harus tahu,” katanya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.