Tingkatkan Kompetensi Guru

80
0
KOMPAK. Kepala Bidang PGTK Disdik Kota Tasikmalaya Asep Sudrajat Hardipraja SPd MAk (kiri) dan Ketua MKPS SMP Drs H iyep Kadar S MM usai diwawancara Radar, Senin (1/7). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya menggiatkan peningkatan program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Tujuannya meningkatkan kompetensi dan prestasi guru di tingkat provinsi maupun nasional.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK) Disdik Kota Tasikmalaya Asep Sudrajat Hardipraja SPd MAk mengatakan, beberapa waktu lalu Kota Tasik mengirimkan sembilan perwakilan guru untuk berkompetisi pada ajang seleksi guru dan tenaga pendidikan tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung. “Hasilnya memang tidak sesuai target,” ujarnya kepada Radar, Senin (1/7).

Capaian dari lomba tersebut yakni guru prestasi tingkat SMP mendapat peringkat 4, Kepala TK peringkat 14, Kepala SD peringkat 17, Kepala SMP peringkat 6, Pengawas TK peringkat 6, Pengawas SD peringkat 5, dan Pengawas SMP peringkat 7.

“Untuk itu kami sedang melakukan evaluasi dan menyiapkan program peningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan melalui PKB,” katanya.

Pada program PKB ini, guru dan tenaga kependidikan akan mendapatkan pelatihan pengembangan diri yang meliputi diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Ada juga pelatihan pembuatan publikasi ilmiah yang meliputi membuat publikasi ilmiah atas hasil penelitian dan membuat publikasi buku.

“Guru juga akan mendapat pelatihan karya inovatif yang meliputi menemukan teknologi tetap guna, menemukan atau menciptakan karya seni dan memodifikasi alat pelajaran,” katanya. Pada PKB ini, guru juga mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal dan sejenisnya.

Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMP Kota Tasikmalaya Drs H iyep Kadar S MM menyampaikan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kualifikasi guru dan tenaga kependidikan. “MKPS akan mengaktifkan pembinaan organisasi profesi guru agar termotivasi dengan lomba kompetensi guru dari tingkat provinsi dan nasional,” kata dia.

Ia berpesan agar para tenaga pendidik berani mengembangkan diri dengan mengikuti lomba literasi. “Karena literasi itu bukan untuk siswa saja, tapi juga berlaku untuk guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah,” terangnya.

Lanjutnya, pada September nanti pihaknya akan membuat program Penguatan Pendidikan Karakter Terintegrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (PPK SPAB). (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.