Tingkatkan Perekonomian Melalui Industri Kreatif Di Tasikmalaya

29
MENUNJUKKAN. Kepala Desa Nanggerang Kecamatan Cigalontang Agus Suwarlan (kiri) menunjukkan kerajinan kerai hasil produksi warganya Jumat (7/12).

CIGALONTANG – Pemerintah Desa Nanggerang Kecamatan Cigalontang memiliki potensi dari industri rumahan yang berpeluang untuk dikembangkan. Pasalnya ini menjadi salah satu penghasilan tambahan masyarakat.

Kepala Desa Nanggerang Agus Suwarlan mengatakan wilayahnya mempunyai potensi industri rumahan yang cukup banyak. “Ada lima industri rumahan, baik yang kelompok atau pun perorangan,” jelasnya kepada Radar, Jumat (7/12).

Agus mengatakan untuk industri rumahan ini diantaranya membuat makanan ringan yang terbuat dari singkong, kulit singkong dan lainnya. Sementara untuk industri rumahan kelompok yakni bordir, kerajinan kerai, pembuatan tas dan sapu ijuk.

“Untuk pembuatan tas hasil produksinya sudah sampai ke Surabaya, Bandung, Tanggerang dan lainnya,” ungkapnya.

Potensi lainnya, kata dia, ada juga produksi bordir dalam memproduksi busana muslim. Pasar industri ini bisa tembus sampai Malaysia
“Ke depan, semua potensi industri ini akan diwadahi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nanjung Jaya. Karena BUMDes harus bisa memonopoli usaha-usaha yang ada di desa menjadi lebih baik,” bebernya.

Kata dia, pemerintah desa tidak hanya mewadahi industri melalui BUMDes. Nantinya akan ada bantuan permodalan bagi industri yang nantinya hasil produksi ditampung di BUMDes.

“Sejauh ini baru olahan makanan dan hasil kerajinan yang sudah masuk BUMDes hasil produksinya. Tinggal industri tas, kerai dan bordir yang belum masuk melalui BUMDes. Insyaallah semua potensi yang ada di desa nantinya kerja sama dengan BUMDes,” jelasnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.