Pemkot Tinjau Korban Luapan Sungai Ciloseh, Ternyata Ini Penyebabnya

405
0
TINJAU. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meninjau lokasi Sungai Ciloseh, Rabu (18/4/2018). foto; salsabila / radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIKWali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman, kepolisian, dinas sosial, dan BPBD meninjau korban luapan sungai ciloseh di kawasan Kampung Burujul dan Kampung Buninagara I Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Rabu (18/4) siang.

Tiba di lokasi, Budi beserta rombongan langsung turun menuju kawasan pemukiman korban terdampak banjir, sambil berbincang dengan muspika setempat.

Selain melakukan peninjauan kondisi pemukiman korban, pemkot beserta jajarannya juga memberikan bantuan untuk warga berupa sembako, tikar, selimut, hingga pelayanan kesehatan gratis.

BERITA SEBELUMNYA: Ciloseh Meluap, Lumpur Rendam Rumah Warga di 2 Kampung

Diketahui, Selasa (17/4) sore sekitar pukul 18.30 WIB, kawasan tersebut dilanda banjir bandang akibat luapan Sungai Ciloseh.

BPBD Kota Tasikmalaya mencatat, sebanyak 11 rumah yang berlokasi di bantaran sungai Ciloseh ini terendam air setinggi kurang lebih satu meter.

Loading...

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, hanya saja korban terdampak banjir mengeluh karena mengalami kerugian material.

Budi mengatakan, di tempat sama, kejadian banjir bandang juga pernah terjadi lima tahun lalu. Hal ini terjadi akibat salah satu pintu air sungai Ciloseh yang terlambat dibuka.

“Kenaikan volume air memang tak terduga, karena kondisi saat itu sedang tidak hujan. Tapi, ternyata di kawasan Galunggung hujan deras dan pintu air terlambat dibuka. Inilah yang menyebabkan sungai Ciloseh meluap,” tuturnya saat ditemui usai peninjauan.

Wali Kota Tasikmalaya bertemu dengan korban luapan Sungai Ciloseh, Rabu (18/4/2018). foto; salsabila / radartasikmalaya.com

Sebagai antisipasi, kedepan pihaknya akan melakukan evalusasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar tidak terjadi kejadian serupa.

“Tasik itu sebetulnya relatif aman dari bencana. Tapi dari kejadian ini kita ambil pelajaran bahwa walau bagaimana pun waspada itu perlu. Jadi warga dihimbau untuk menyimpan kontak darurat seperti pemadam kebakaran, BPBD, PLN, atau bahkan camat setempat,” ujar Budi.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolres Kota Tasikmalaya AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf mengaku sangat mengapresiasi kegesitan relawan BPBD maupun pihak lainnya yang langsung turun ke lapangan membantu warga terdampak banjir.

Kedepan, kata dia, diperlukan kesigapan dari seluruh aparat juga warga sebagai bentuk antisipasi jika terjadi bencana serupa.

“Apalagi sekarang curah hujan semakin tidak menentu, jadi semua pihak harus waspada,” ujarnya.

Seorang warga terdampak banjir Ciloseh, Enung (50) mengatakan, Ia sangat berterimakasih karena pemerintah langsung turun ke lapangan dan memberikan bantuan kepada para korban banjir.

“Alhamdulillah kami sangat berterimakasih, sangat bersyukur dapat bantuan. Dari semalam kami tidak bisa makan dan tidur karena sibuk ngangkut barang. Semoga bantuan ini juga bisa bermanfaat untuk warga lain,” ujar Enung kepada radartasikmalaya.com. (sal)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.