TKW Asal Pangandaran Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Arab

119
0

PANGANDARAN – Salah seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Nuraini Supandi (37) diduga menjadi korban pembunuhan di Uni Emirat Arab (UEA).

Kepala Desa Mekarsari Ruhimat mengetahui hal tersebut berdasarkan surat yang diterbitkan Konsulat Jenderal RI (KJRI). Menurut dia, dugaan pembunuhan dilakukan pada 10 Juli 2020. “Itu berdasarkan keterangan dari KJRI,” ucapnya Kamis (3/9).

Menurut dia, Nuraini berangkat ke UEA sekitar tahun 2013 lewat perantara salah seorang warga Tasikmalaya. “Perantaranya itu warga Cikatomas katanya,” jelas dia.

Baca juga : Pilbup Pangandaran, Adang-Supratman Daftar di Akhir

Kata dia, data-data Nuraini di perusahaan penyalur itu agak janggal, karena status perkawinananya sudah janda, sementara di dalam KK statusnya kawin. “Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP tidak cocok dengan kode di wilayah kami,” katanya.

Akibatnya, proses pemulangan jenazah Nuraini sempat terhambat. “Sudah hampir dua bulan proses pemulangan Jenazah almarhumah. Kami pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan serta Pak Jeje (Bupati Pangandaran, Red),” ujarnya.

Namun kini, jenazah Nuraini sudah dipulasara dan bisa dipulangkan. “Rencananya pulang hari ini, langsung ke rumah duka,” katanya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.