TOF, Mulai Festival Bakso, Karnaval Budaya Hingga Produk Unggulan Daerah

103

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

HZ MUSTOFA – Perhelatan akbar Tasikmalaya Oktober Festival (2018) sangat menyedot animo masyarakat Kota Tasikmalaya dan warga di kota/kabupaten di sekitar Kota Tasikmalaya.

Terlebih di hari Minggu (14/10/18), di TOF digelar pula Karnaval Budaya, yang diikuti dari berbagai institusi.

KARNAVAL BUDAYA. Para peserta mengikuti karnaval budaya pada momen Tasikmalaya October Festival (TOF), Minggu (14/10). foto-foto; firgiawan / radar tasikmalaya

Sedangkan, sajian stan-stan TOF 2018 kali ini lebih banyak dan lebih variatif. Bahkan banyak diikuti oleh peserta dari luar daerah. Yang disajikan, mulai dari kuliner khas masing-masing daerah, berbagai jenis kerajinan, hasil teknologi pertanian hingga bordir busana muslim.

Kali ini, peserta TOF dari Mambo Kuliner menggelar Festival Bakso. Masyarakat bisa melihat dan menikmati berbagai varian bakso yang ada di Kota Resik.

Koordinator pedagang Festival Bakso, Aivi mengatakan, Tasik memiliki potensi kuliner yang besar. Meskipun bukan kuliner asli daerah, bakso seakan sudah menjadi ikon kuliner Tasikmalaya.

“Bakso Solo di Tasik pun lebih enak dibanding yang di Solo,” tuturnya kemarin.

Terbukti stan-stan dalam festival bakso tersebut ramai pengunjung. Hal ini menunjukkan minat masyarakat akan kuliner bakso sangat tinggi.

“Memang Tasik juga punya kuliner lain, tapi bakso yang banyak diminati,” terangnya.

Maka dari itu, dalam memeriahkan TOF, pihaknya mengumpulkan para pedagang bakso di Tasikmalaya. Ada 50 stan dengan berbagai macam bakso yang bisa menjadi pilihan pengunjung.

“Kebanyakan mereka belum memiliki kedai (penjualan secara online), jadi ada beberapa yang memang belum familiar di masyarakat,” katanya.

Dari pantauan Radar, berbagai varian bakso memiliki keunikan tersendiri. Misalnya cara memasaknya. Ada yang dibakar, digoreng dan kuah biasa.

Ada juga sensasi penyajian dan bumbu yang lain dari bakso pada umumnya. Termasuk ukuran pun tersedia dari yang kecil seperti kerikil sampai yang besar seukuran kepala bayi.

Salah satu pengunjung, Nur Hasanah (33) menyebut Tasikmalaya memang sudah melekat dengan bakso. Hal itu karena banyaknya varian bakso yang bisa ditemukan.

“Saudara-saudara saya dari luar juga ketika ke Tasik, belum lengkap kalau belum makan bakso, karena kalau bakso di daerah lain kang gitu-gitu aja,” katanya.

Di tempat berbeda, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag) Kota Tasikmalaya H M Firmansyah SH MH mengatakan, jumlah stan yang tersedia pada TOF 2018 mencapai 242.

Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun sebelumnya, yakni 170 stan. “Belum lagi kontribusi dari sponsor dan pedagang lainnya bisa lebih dari 300 stan,” ungkapnya.

Dengan banyaknya stan yang disediakan, pelaku usaha yang terakomodir untuk promosi pun semakin banyak. Apalagi TOF banyak dikunjungi masyarakat dari dalam dan luar Kota Tasikmalaya.

“Pengunjung kan bisa lihat produk-produk apa saja yang dimiliki Kota Tasik,” tuturnya.

Namun demikian, bukan kuantitas yang dikejar dalam upaya mendorong berkembangnya pelaku usaha. Fokus utama pemberdayaan UKM tetap pada peningkatan kualitas.

“Karena kalau kuantitas saja, akan sulit bersaing di dunia perdagangan,” terangnya.

Selain pengusaha lokal, stan TOF juga diisi oleh pemerintah daerah lain yang memajangkan produk unggulannya.

Hal itu sebagai bahan evaluasi para pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas produk. “Jadi kita bisa belajar dan harus bisa menciptakan produk yang lebih baik dari daerah lain,” katanya.

Stan Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya

Labu Madu

Di samping kualitas produk, pihaknya juga mendorong para UKM yang belum berpartisipasi di TOF untuk bisa termotivasi dalam hal ketertiban administrasi. Selain menunjukkan eksistensi, juga meningkatkan profesionalitas.

“Meskipun pengusaha kecil, kalau dilakukan secara profesional tetap akan memiliki daya tarik,” ujar Firmansyah. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.