Toilet Sekolah Hasil Swadaya

295
0
PERESMIAN. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH, MPd meresmikan pembangunan toilet di SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya Senin (7/5).
Loading...

TASIK – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Kota Tasikmalaya membangun delapan toilet di sekolah. Senin (7/5), Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meresmikan bangunan dari bantuan komite itu.

Budi mengatakan pembangunan toilet tersebut sangat membantu pemerintah kota. Pasalnya, saat ini anggaran pemerintah kota (pemkot) untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah masih terbatas.

“Jujur saja anggaran BOS belum maksimal, kadang perlu ada dukungan dari masyarakat. Jadi keterlibatan komite ini diperbolehkan sepanjang hasil musyawarah mereka. Ini tidak ada intervensi sekolah,” ungkap Budi kepada wartawan usai peresmian Senin pagi (7/5).

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH, MPd mengakui fasilitas toilet di 21 SMP Negeri se-Kota Tasikmalaya sudah menunjang.

Namun dari standar nasional pendidikan jauh dari kategori ideal. “Kalau dilihat masih jauh dari ideal, ya minimal 32 anak 1 WC,” harap Dadang.

Loading...

Karena itu, pembangunan toilet dari bantuan komite sekolah itu sangat membantu pemkot. Sebab, saat ini pemkot melalui Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya hanya berfokus pada pemenuhan ruang belajar dan penunjangnya.

Kepala SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya H Eem Sulaeman SE, SPd menjelaskan ada sebanyak delapan toilet yang dibangun menggunakan anggaran dari bantuan komite sekolah. Enam toilet wanita dan dua toilet laki-laki.

“Pembangunan toilet meng­habiskan anggaran di bawah Rp 100 jutaan,” katanya. Ia berharap siswanya bisa menikmati sarana dan parasaran toilet yang lebih layak lagi. (mg2)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.