Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Tol Baticap Habiskan 500 Hektare Lahan Pertanian di Kota Tasik, Pintu Tol di Jalan Sewaka

610
0
Peta Tol bandung-tasikmalaya-Cilacap (Baticap)

BALE KOTA – Proyek nasional pembangunan Tol Bandung-Tasik-Cilacap (Baticap) telah dipastikan bakal melintasi wilayah Kota Tasikmalaya, khususnya di 3 kecamatan.

Yaitu, Kecamatan Mangkubumi, Kawalu dan Tamansari. Progresnya, saat ini tengah dilakukan pembebasan lahan di wilayah Bandung, tepatnya di Gedebage hingga Majalaya.

Informasi terkini, sekitar 500 hektare lahan pertanian di tiga kecamatan tersebut bakal tergerus, karena dipergunakan untuk trase tol dengan exit tol di Jalan Sewaka.

Hal tersebut dibenarkan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman. “Memang kurang lebih 500 hektare lahan pertanian yang akan digunakan untuk jalur tol dan melintasi wilayah kita. Tapi itu tak masalah karena demi kepentingan masyarakat,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com, Selasa (8/10).

Pastinya, rincian di tiga kecamatan itu berapa banyak lahan pertanian yang tergerus tol? Budi belum bisa memberikan informasi detailnya. Pasalnya, pihak dinas terkait masih melakukan berbagai kajiannya. “Yang pasti hitungan kita sementara ini memang kurang lebih 500 hektare,” terangnya.

“Detilnya seperti apa kita masih menunggu informasi lanjutannya dari pihak pusat dan provinsi. Karena proses trasenya juga harus finalisasi sampai fix. Mulai dari pengukuran dan penentuan batasnya hingga dipatok itu berarti sudah pasti. Nanti kalau ada informasi lebih lanjut saya informasikan,” sambungnya.

Hal senada diungkapkan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasik, Medi Hendrawan. Dia mengaku belum merinci apakah dari 500 hektare lahan pertanian itu milik Pemkot, warga atau lahan Perhutani.

“Kami belum merinci secara detil kang (untuk lahan pertanian yang akan digunakan untuk jalur tol di 3 kecamatan). Saat ini progresnya masih pembebasan lahan di Gedebage sampai dengan Majalaya kang,” tuturnya.

Sedangkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertan) Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan mengatakan, kewenangan dalam hal tol ini secara jelas ada di Dinas PUPR. “Saya hanya mengetahui sekilas saja kang. Soal itu kewenangannya di Dinas PUPR,” singkatnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Tasik, Aslim menambahkan, masyarakat memang menyambut baik rencana tol melewati Kota Tasik. Karena sudah diidam-idamkan sejak lama.

“Tapi harus diperhatikan jangan sampai jalur tol itu menghilangkan lahan pertanian produktif,” tambahnya.

Sebab, jelas Aslim, kondisi saat ini lahan pertanian terus berkurang, nanti ditambah lagi habis oleh tol. “Ini menandakan kebutuhan pangan kita ke depan semakin meningkat harus disuplai oleh daerah lain. Padahal Kota Tasik ini dikenal juga sebagai daerah agraris. Nenek moyang kita adalah petani,” jelasnya.

(rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.