MTQ XII Kota Tasikmalaya Dimeriahkan Pawai Taaruf

Tolok Ukur Pembinaan Lembaga Tilawah

41
0
MERIAH. Hj Eti Atiah (kiri), istri Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman turut bernyanyi bersama peserta pawai taaruf MTQ XII, Rabu (10/7). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

INDIHIANG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII tingkat Kota Tasikmalaya 2019 diawali dengan pawai taaruf dari Halaman Gedung DPRD menuju Alun-Alun Indihiang, Rabu (10/7). Kafilah setiap kecamatan, perwakilan instansi, lembaga kemasyarakatan dan organisasi lainnya turut serta memeriahkan pawai tersebut.

“Alhamdulillah, antusias peserta dan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan terlihat dalam pawai ini. Begitu meriah, semoga kegiatannya juga menghasilkan juara berkualitas,” ujar Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman saat menghadiri pawai.

Menurutnya, MTQ XII merupakan tolok ukur pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) daerah. LPTQ harus menyiapkan qari dan qariah terbaik untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi. Pada event sebelumnya, prestasi pemkot menurun. “Tahun lalu kita menurun menjadi juara ketiga. Padahal, sebelumnya sudah juara kedua. Persaingan semakin ketat, terutama Kota Bandung dan Sukabumi,” tuturnya.

Kondisi tersebut, kata Budi, menjadi motivasi bagi pemkot dan Kementerian Agama (Kemenag) dalam mempersiapkan kafilah daerah. Pihaknya menargetkan Kota Tasikmalaya bisa menjadi juara umum. “Apalagi Kota Tasik dikenal sentral pesantren. Insyaallah, apabila pembinaan simultan, target juara umum dapat tercapai,” kata Budi.

“LPTQ tingkat kota nantinya harus menggembleng serius, sebab gelaran MTQ ini tolok ukur dalam mengader kafilah ke jenjang selanjutnya. Selain, pembangunan mental dan keagamaan bagi masyarakat,” ucapnya.

Panitia MTQ XII, H Nana Sujana menerangkan, setidaknya terdapat 560 peserta dari 10 kecamatan se-Kota Tasikmalaya yang akan menampilkan kemampuan masing-masing. Mereka akan mengikuti tujuh cabang yang dilombakan, mulai kategori dewasa, anak, putra dan putri. “10 titik dibagi di beberapa tempat sekecamatan, kami sudah siapkan untuk pelaksanaan lomba,” katanya.

Menurut dia, peserta akan dinilai oleh 49 dewan juri. Tuan rumah, Kecamatan Indihiang pun, menargetkan masuk dalam tiga besar di perhelatan tahun ini. “Potensi setiap kecamatan harus dimaksimalkan di gelaran ini. Kita sudah siapkan 49 juri profesional dan insyaallah objektif dalam penilaian,” ucapnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.