Totalitas, Disiplin dalam Tugas

235
0
Loading...

SOSOK Kartini bagi Hj Tien Kartini merupakan tokoh yang mampu memberikan inspirasi. Dengan perjuangannya, kini wanita bisa mencapai pendidikan tinggi hingga berkarier bahkan menjadi pejabat.
“Saya sangat bangga dengan sosok Kartini karena menjadi inspirasi dan pahlawan bagi perempuan. Jangan hanya tahu tapi juga mengisi cita-cita beliau untuk mengisi peran wanita dengan berbagai peran. Sebagai musisi, ibu, wanita karier termasuk juga pecinta seni dan pemusik,” ungkap wanita kelahiran Ciamis 2 April 1947 ini.
Kartini juga memberikan semangat untuk totalitas dalam menjalakan tugas. Ibu dari Iman Setiadi MKes, Irma Resmisari MM, dr Intanri Kurniati Sp PK dan Alm Ira Rahayu mengatakan dirinya awal berkarier sebagai seorang PNS yang di tugaskan di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat tahun 1969 setelah lulus dari Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Bandung 1968.
“Tugas PNS pertama bukan dalam bidang seni keroncong, tapi pernah di Bagian Umum, Bagian Perpustakaan, Catatan Sipil, PDAM dan lainnya. Sedangkan untuk keroncong mulai diamanahi pada tahun 1982 setelah Gunung Galunggung meletus,” tutur Tien.
Pada awalnya Tien tidak suka dengan keroncongan, bahkan saat SMA dia sering bolos jika ada pelajaran tersebut karena tidak suka. Pasca Gunung Galunggung meletus, dia bersama rekannya main ke Kawah Galunggung. Tidak sengaja temannya bernyanyi keroncong dan terdengar oleh Bupati Tasikmalaya pada saat itu.
“Jadi rekan saya yang senang keroncong nyanyi di Galunggung dan terdengar bupati, kemudian bupati langsung meminta saya untuk membuat grup keroncong. Padahal waktu itu saya tidak bisa sama sekali. Tapi dengan tekad dan kebersamaan akhirnya grup keroncong terbentuk lengkap dengan pemain musik, fasilitas hingga penyanyinya. Bahkan sudah menelurkan tiga generasi dengan nama Praja Musika Tasikmalaya yang saat ini ada perubahan menjadi Purna Praja Musika Tasikmalaya,” katanya.
Kini, musik keroncong bagi Tien merupakan bagian dari hidupnya. Tidak hanya unik, tapi musik ini enak didengarkan dalam berbagai kondisi. “Keroncong jadi bagian kehidupan saya, bahkan anak-anak dan cucu saya juga sangat suka. Ketika ada pesta pernikahan musiknya ingin keroncongan, Alhamdulillah selama berkarier di keroncong banyak prestasi yang diraih baik itu tingkat provinsi maupun nasional,” bebernya Tien yang mengidolakan Sundaris Sukonco ini.
Banyak pengalaman yang berharga ketika menggeluti keroncong. Dia pernah manggung di berbagai kota, yang tidak terlupakan seperti tampil di Jakarta bersama Jaya Suparna MURI dan sempat mendapat tawaran untuk tampil di Australia. Walaupun aktif menggeluti musik keroncong, Tien tidak melupakan peran sebagai ibu rumah tangga. Oleh karena itu dia selalu memberikan mental disiplin kepada anak-anaknya.
“Kita ajarkan kedisiplinan sejak kecil. Saya tempel jadwal sehari-hari dari mulai jam 04.00 bangun tidur sampai tidur lagi jam 21.00. Selain disiplin juga kejujuran kita tanamkan dari sejak kecil karena ini modal utama dalam menjalani kehidupan,” tutur Istri dari H Sachmin R ini. Jadi sesibuk apa pun, Tien bersama suaminya tetap memberikan perhatian penuh kepada keluarganya. Kemudian kunci utama menjalani kehidupan yang baik dan seimbang adalah menghargai ibu, waktu, disiplin dan jujur. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.