TPAKD Kota Tasik Cetak WUB Mandiri & Tangguh

51
0
TALK SHOW. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tasikmalaya terdiri dari Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf bersama Kepala OJK Tasikmalaya Edi Ganda Permana dan Redef membangun optimisme UMKM Kota Tasikmalaya untuk terus maju. Talkshow UMKM ini digelar di Favehotel Tasikmalaya, Kamis (26/11). Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
TALK SHOW. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tasikmalaya terdiri dari Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf bersama Kepala OJK Tasikmalaya Edi Ganda Permana dan Redef membangun optimisme UMKM Kota Tasikmalaya untuk terus maju. Talkshow UMKM ini digelar di Favehotel Tasikmalaya, Kamis (26/11). Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tasikmalaya terdiri dari Pemerintah, OJK dan lembaga keuangan yang bekerja sama dengan Regional Economic Development Foundation (Redef) telah selesai melaksanakan pendampingan selama dua bulan untuk 14 UMKM alumni program Wirausaha Baru (WUB) 2019.

Maka pada Kamis (26/11) TPAKD Kota Tasikmalaya melaksanakan inagurasi dan pembukaan virtual expo program wirausaha tangguh dan mandiri (wiratama) di Favehotel Tasikmalaya.

Kepala OJK Tasikmalaya Edi Ganda Permana mengatakan, setelah inkubasi bisnis dan pendampingan yang berkesinambungan ini digelar 12 Oktober-25 November, kini 14 UMKM terdiri dari fashion, kerajinan dan makanan kembali bergairah.

Karena hasilnya itu, UMKM sudah memiliki marketplace dengan website yang otomatis bisa mem-branding lebih dikenal dan lebih luas.

“Saat pelatihan TPAKD ini para alumni wirausaha pemula diajarkan agar bisa mengatasi persoalan-persoalan UMKM, dari mulai pemasaran dalam memanfaatkan teknologi tepat guna, permodalan dan manajerial. Setelah selesai mereka memiliki wawasan tentang tata kelola usaha yang baik dan aplikatif sesuai dengan karakteristik usaha yang ditekuni,” katanya, Kamis (26/11).

loading...

Dengan pendekatan pendam­pingan tersebut, sambung Edi, diharapkan secara bertahap wirausaha dampingan dari TPAKD, khususnya OJK bisa tumbuh dan berkembang dalam bisnis yang mandiri dan tangguh.

Kemudian dapat meningkatkan kesadaran dan peningkatan literasi keuangan di kalangan dunia usaha.

“Melahirkan wirausaha yang memiliki kompetensi serta berkarakter. Sehingga mampu membangun usaha yang tangguh, mandiri dan mendorong kesadaran aplikasi literasi keuangan,” ujarnya.

Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengapresiasi kerja sama TPAKD bersama Redef terhadap pembinaan UMKM, sehingga produknya semakin kreatif dan lebih baik. Hal ini berdampak pada meningkatnya pemasaran, masyarakat semakin tertarik membeli secara online atau konvensional.

“Tahun depan kami akan bantu pemasaran supaya UMKM lebih eksis dengan sering mengadakan pameran online atau konvensional,” katanya.

Adapun dalam memfasilitasi permodalan UMKM perlu literasi keuangan. Bisa belajar langsung kepada OJK ataupun perbankan.

“Sehingga dalam pemanfaatan KUR mampu memberikan kontribusi kemajuan terhadap bisnis yang sedang dijalaninya,” ujarnya.

Ketika program UMKM berjalan baik, bisa menyangga ekonomi kerakyatan. Di sini perlunya kolaborasi pemerintah daerah dan stakeholder agar bisa berpartisipasi membangun Kota Tasikmalaya maju dalam ekonomi yang produktif dan kreatif.

“Ketika industri kreatif berjalan dengan baik di Kota Tasikmalaya bisa menyerap tenaga kerja. Dengan begitu ada kebangkitan dan pertumbuhan ekonomi,” katanya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.