TPID Dorong Pencegahan Stunting

34
0
KOMPAK. Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) 3 Provinsi Jawa Barat Bidang TPID H Iip Miftahul Paoz (tiga kiri bawah) kompak foto bersama peserta pelatihan, Kamis (22/8). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA
KOMPAK. Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) 3 Provinsi Jawa Barat Bidang TPID H Iip Miftahul Paoz (tiga kiri bawah) kompak foto bersama peserta pelatihan, Kamis (22/8). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

JAMANIS – Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Aula Rumah Makan Pananjung, Jamanis, Kamis (22/8). Pelatihan ini melibatkan aparat desa, kader pembangunan masyarakat (KPM) dan pendamping desa.

Kegiatan ini diikuti oleh desa-desa yang berada di Kecamatan Jamanis, Sukaresik, Ciawi, Pagerageung dan Kadipaten. Materi pembahasannya lebih kepada penekanan angka stunting di desa.

Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) 3 Provinsi Jawa Barat Bidang TPID H Iip Miftahul Paoz mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan aparat desa dan kader desa agar dapat memfasilitasi kegiatan pencegahan stunting di desa.

“Pencegahan dan penanganan stunting menuntut adanya konvergensi pengelolaan kegiatan, program dan layanan,” katanya kepada Radar, kemarin.

Menurutnya, desa perlu mengambil peran besar dalam membantu mengatasi pencegahan stunting. Maka dari itu, perlu dibentuk dan ditugaskan kader desa. Kemudian disebut kader pembangunan manusia (KPM) yang mendapatkan tugas khusus.

“Pelatihan sebagai salah satu bentuk peningkatan kapasitas memegang peranan penting dalam menyiapkan pelaku program, terutama kader desa, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap terkait pencegahan stunting,” ujarnya.

Kata dia, diharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan agar benar-benar memahami stunting dan cara pencegahannya. Sehingga nantinya mampu menyusun rencana kegiatan pencegahan stunting secara masif di masyarakat.

“Pelatihan ini disusun untuk memenuhi kompetensi dasar kader desa. Agar semua peserta bisa dengan segera menindaklanjuti di desanya masing-masing,” kata dia.

Ketua Pelaksana Kegiatan Fuadi Zaen mengungkapkan stunting sedang menjadi tren topik nasional dan program utama pemerintah dalam menekannya.

“Saya berharap tidak hanya sekadar membicarakan soal bagaimana masyarakat bisa hidup sehat dan bersih. Namun bagaimana penanganan bayi dan balita agar pertumbuhannya sesuai dengan usia,” katanya. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.