Tradisi Coret Seragam Harus Dihentikan

274
0

BANJAR – Ketua Komisi III DPRD Kota Banjar Hunes Hermawan menyesalkan perilaku puluhan siswa yang melakukan aksi corat-coret seragam serta vandalisme di jembatan Dobo saat hari kelulusan.

“Aksi seperti ini benar sudah menjadi tradisi yang turun temurun, namun sebaiknya ini harus dapat dicegah. Ini perilaku buruk, harus dihentikan. Tak sedikit yang euforia merayakan kelulusan ini hingga melakukan aksi anarkis bahkan tawuran seperti di daerah lain, konvoi di jalan raya yang membahayakan pengendara dan keselamatan mereka sendiri. Dinas terkait harus menyikapi serius permasalahan ini,” kata Hunes Jumat (4/5).

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang tahun depan. Peran orang tua serta guru di sekolah juga menurutnya penting untuk mencegah vandalisme dan aksi corat-coret seragam.

Menurutnya, lebih baik seragam yang selesai digunakan setelah lulus disumbangkan kepada adik kelasnya, terlebih bagi siswa yang kurang mampu.

“Kan menjadi ladang amal. Daripada dirusak dan dikotori. Ujung-ujungnya ditangkap polisi. Seragamnya dimusnahkan karena buat apa lagi, sudah dicorat-coret sedemikian rupa kan,” katanya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Muhammad Suryasah baru mengetahui adanya aksi corat-coret di beberapa sekolah tingkat atas di Kota Banjar.

Ia mengaku akan menyurati pihak sekolah supaya kejadian serupa dapat dicegah tahun depan.

“Ini kan sudah terjadi. Jadi kami dari pihak dinas akan menyurati seluruh sekolah agar tahun yang akan datang kejadian seperti ini tidak terulang. Di Kabupaten Ciamis gak ada yang corat-coret seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, anggota Polres Banjar mengamankan sebanyak 39 siswa salah satu sekolah tingkat atas di Kota Banjar yang mencorat-coret seragam sekolah saat kelulusan.

Mereka kemudian dikumpulkan di Aula Polres Kota Banjar untuk didata dan diberi arahan. Polisi juga memanggil seluruh orang tua siswa ke Mako Polres Banjar. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.