TRAGIS.. Pasutri & 3 Anaknya Terpanggang di Perum Bumi Permai Sentosa Tangerang

752
0
radartasikmalaya.com
Foto satu keluarga korban kebakaran di Tangerang, semasa hidup. (dok istimewa)

TANGERANG – Tragis. Satu keluarga yang terdiri pasangan suami istri (Pasutri) dan 3 anaknya tewas terpanggang api dalam peristiwa kebakaran, Jumat (23/10) dini hari lalu.

Insiden kebakaran itu melanda 4 rumah di Perum Bumi Permai Sentosa, Desa Palasari Legok, Kabupaten Tangerang, Banten.

Satu keluarga yang meninggal adalah Saidun Sinaga (55) dan istrinya Rianti (48), serta tiga anaknya Risa Anggraini Sinaga (25), Aghnia Anggraini (22) dan Alfin Akbar Sinaga (15).

Kelima korban ditemukan tak bernyawa di dalam satu kamar di bagian belakang rumah. Mereka terjebak api dan tak bisa menyelamatkan diri

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten, Kosrudin menjelaskan, kronologi dimana satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri serta tiga orang anak tewas di dalam rumah.

“Korban suami istri dan tiga orang anak meninggal. Kejadian sekitar jam 01.20 mulai kelihatan api. Warga telepon jam 02.13. Jadi ada tetangga bangun karena mendengar suara, ternyata setelah bangun ada kebakaran,” jelas Kosrudin saat dikonfirmasi.

Mobil pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian sekitar 30 menit lantaran akses jalanan ke TKP cukup semput.

“Kami 30 menit sampai di lokasi sekitar jam setengah 3 lewat karena medannya kecil, sempit. Kita padamkan kurang lebih satu jam,” tambah Kosrudin.

Kosrudin juga mengatakan, api diduga muncul dari korstleting listrik. Dan, juga menduga kelima korban tewas bukan akibat terbakar, melainkan karena kehabisan oksigen karena terjebak dalam kepulan api.

“Sumber api diduga akibat korsleting listrik dibagian depan, jadi korban tidak bisa keluar. Jadi karena perumahan itu kan cuma satu pintunya depan doang. Dan indikasi yang meninggalkannya kelihatannya bukan karena terbakar, tapi karena dia lari ke belakang, kehabisan oksigen kayaknya. Karena kan dikepung asap,” paparnya.

“Karena pas evakuasi saya lihat pakaiannya masih utuh. Hanya ada terkabar sedikit-sedikit saja,” tambah Kosrudin.

Masih kata Kosrudin, ada empat rumah yang terbakar, dimana satu rumah yang menjadi sumber api hangus terbakar dan tiga rumah lainnya hanya terbakar sebagian.

“Satu rumah habis terbakar, tiga rumah sebagian aja terbakar. Jadi ada empat rumah yang satu habis itulah sumber apinya di situ,” tandasnya. (ars/rmol/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.