Travel & Bus Dipaksa Balik Arah di Perbatasan Kota Banjar

2861
0

BANJAR – Kedapatan membawa penumpang mudik, travel dan bus tujuan Cilacap dan Yogja dari Tangerang dan Bandung, dipaksa balik arah ke tujuan asal.

Hal itu dilakukan petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan BPBD Kota Banjar, di Posko Penyekatan Kendaraan di wilayah Cipadung Kota Banjar.

“Pemeriksaan ini sasarannya semua kendaraan, baik umum maupun kendaran pribadi. Pemeriksaan ini sesuai dengan Permenhub nomor 25 tahun 2020 dimana semua kendaraan orang diminta untuk kembali ke daerah asal dari tanggal 24 April sampai 7 Mei,” tutur Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar Ajat Sudrajat, Minggu (3/5).

“Kemudian diperketat lagi mulai dari 8 Mei sampai 31 Mei. Nanti, selain dikembalikan, akan diberi sanksi yakni dikarantina, isolasi mandiri untuk pemudik yang nekat kembali ke kampung halamannya,” sambungnya.

Ajat menerangkan, di Posko covid-19 di Wilayah Cipadung (perbatasan Banjar-Ciamis) maupun di Cijolang (perbatasan Jabar-Jateng) selain dicek suhu tubuh, para penumpang juga di tanya tujuannya apa dan kemana.

“Kita minta untuk balik arah, karena diketahui para penumpang itu mudik ke Cilacap. Sampai saat ini belum ada rapid tes di lokasi posko, hanya pengecekan suhu tubuh,” tegasnya.

Loading...

Ia menambahkan, diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjar, pihaknya sudah mengusulan dua titik posko penyekatan dan pengecekan kendaraan.

Pertama di sekitar Sport Center Kecamatan Langensari. Titik kedua di sekitar Ampel Koneng perbatasan Banjar Cimaragas atau di gapura selamat datang di Kota Banjar, arah Cimaragas Kabupaten Ciamis.

“Jadi total untuk penerapan PSBB nanti, ada empat titik atau posko penyekatan dan pemeriksaan kendaraan. Baik yang melintas maupun yang masuk ke Kota Banjar. Pertama di Cijolang, Cipadung, Sport Center Langensari, dan Ampelkoneng,” kata Ajat.

(Cecep Herdi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.