Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

4.8%

42%

14%

1.4%

26.6%

0%

10.7%

0%

Tribute For Afridza, Vinales dan Marquez Persembahkan Gelar Juara Seri GP Malaysia

321
0
motogp.com NAIK PODIUM. Maverick Vinales (tengah), Marc Marquez (kiri) dan Andrea Dovizioso berhasil naik podium usai meraih gelar juara di seri MotoGP Sepang, Malaysia Minggu (3/11). Dalam kesempatan itu, mereka mempersembahkan kemenangannya bagi Afridza Munandar.

SEPANG – Maverick Vinales dan Marc Marquez mempersembahkan gelar juara MotoGP, Sepang, Malaysia bagi pembalap muda asal Indonesia Afridza Munandar, Minggu (3/11).

Kedua pembalap tersebut langsung menyampaikan Tribute For Afridza Munandar ketika keduanya naik ke podium kemenangan.

Tanpa keraguan, Vinales mengungkapkan bahwa kemenangannya kali ini, ia persembahkan untuk Afridza Munandar, pembalap Asia Talent Cup dari Indonesia asal Kota Tasikmalaya yang wafat setelah mengalami kecelakaan, Sabtu (2/11).

“Kemenangan ini saya dedikasikan untuk rider remaja Idemitsu Asian Talent Cup yang meninggal kemarin (Afridza Munandar), duka cita yang mendalam dari saya dan keluarga untuknya,” ujar Vinales dalam video wawancara oleh MotoGP.com.

Hal serupa diungkapkan Marc Marquez,  dia mengaku tak kecewa meski cuma finis kedua di MotoGP Malaysia. Sebab, perasaannya tengah campur aduk saat balapan itu. Kenapa?

Marquez gagal melanjutkan rentetan lima kemenangan beruntunnya musim ini. Pada balapan di Sirkuit Sepang tersebut.

Marquez harus puas dengan finis kedua di belakang pembalap Yamaha, Maverick Vinales, yang tampil sebagai pemenang. Finis kedua dianggap sudah bagus untuk Marquez mengingat pembalap Repsol Honda itu harus berjuang dari posisi ke-11 untuk bisa merangsek ke posisi kelima selepas start. Hebatnya, ketika lap pertama selesai, Marquez sudah ada di posisi ketiga.

Marquez pun tak begitu peduli rangkaian kemenangannya harus terputus. Baginya ada dua hal lebih penting saat balapan hari ini, yakni keberhasilan Alex Marquez jadi juara dunia Moto2 dan rasa duka yang mendalam usai kepergian pembalap Indonesia Afridza Munandar.

Adik Marc, Alex, jadi juara dunia usai finis kedua di Malaysia dan membuat mereka jadi kakak-adik pertama yang mengawinkan dua gelar juara di musim yang sama.

Kebahagiaan itu datang sehari setelah kesedihan Marquez melihat meninggalnya Afridza, pembalap Honda Racing Team di Asia Talent Cup, Sabtu (2/11). Marquez pernah punya pengalaman bareng dengan Afridza.

“Ada dua emosi berbeda hari ini yang saya rasakan. Kemarin kita mendengar berita menyedihkan soal meninggalnya pembalap muda,” ujar Marquez yang diwawancara usai balapan.

“Balap motor bisa seperti ini sewaktu-waktu, tetapi selama Anda bekerja keras, Anda selalu bisa melakukan yang terbaik. Podium ini untuk Afridza dan adik saya yang baru saja jadi juara dunia,” sambungnya.

Sama seperti Vinales, Marquez tak lupa mengucapkan belasungkawanya atas kepergian Afridza Munandar. “Aku dan tentunya Vinales, tak bisa melupakan Munandar, (dia) adalah pembalap muda, aku bertemu dengannya sekali. Aku mengucapkan duka cita untuk keluarganya dan para sahabatnya,” tandas dia

KONSISTENSI JADI KUNCI

Sementara itu, konsistensi menjadi kunci kemenangan Maverick Vinales setelah tampil dominan sepanjang balapan MotoGP Malaysia, Minggu (3/11). Ia pun keluar menjadi kampiun kedua kalinya di musim ini.

Pembalap Spanyol itu mampu mengasapi rekan senegaranya, Marc Marquez dengan selisih waktu cukup dalam, 3 detik yang puas di posisi kedua. Kemenangan di Sepang membalikkan penilaian publik atas performanya pasca insiden yang membuatnya gagal merebut podium di Philip Island, Australia pekan lalu.

Vinales yang start dari posisi kedua, langsung menggebrak sejak lap pertama. Maverick Vinales menyudahi balapan 20 lap dengan catatan waktu 40 menit 14,632 detik. Atau unggul 3,059 detik atas Marquez dan 5,611 detik atas Andrea Dovisioso yang meraih podium ketiga.

Konsistensi Vinales dimulai sejak lap pertama. Usai start dimulai, rider Pramac Ducati Jack Miller dengan mudah menyalip pembalap SRT Petronas Yamaha Franco Morbidelli di Tikungan 1.

Hanya berjarak nol per sekian detik, Maverick Vinales telah membuntuti Jack Miller. Sementara, sang juara dunia, Marc Marquez masih berjuang di posisi ke-11.

Perlahan namun pasti, Marquez kembali ke posisi empat besar setalah menyalip Franco Morbidelli di Tikungan 9. Tak jauh didepannya, rider Winnow Ducati Andrea Dovizioso bersaing merebut posisi kedua dengan Vinales.

Setelah dua tikungan, akhirnya Vinales berhasil merebut posisi Jack Miller usai menyalipnya di turn 11. Posisi itu membuatnya langsung melesat dan menjauh dari incaran para rivalnya.

Di lap kedua, Marquez akhirnya berhasil mengasapi Andrea Dovizioso dan Jack Miller. Meski sempat dibayangi Miller, hingga lap ke-20, Marquez mampu mempertahankan posisi tersebut.

Saat memasuki lap ke-15, Maverick Vinales semakin sulit dikejar. Pembalap 24 tahun tersebut akhirnya melewati bendera bidak catur, Vinales berhasil finis terdepan.

Tepat dibelakang Maverick Vinales ditempati Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, dan Alex Rins di jajaran lima besar. “Race yang sangat luar biasa, saya sudah melihat ada peluang di lap pertama, dan saya lakukan, terus dan terus tancap gas dan akhirnya berhasil,” ujarnya kepada Motogp.com.

Kemenangan ini menggerek peringkat Vinales ke posisi tiga klasemen rider MotoGp dengan nilai 201. Ia tertinggal 194 poin dari Marc Marquez yang masih kukuh berada di peringkat teratas. Meski berada di posisi kedua, senyum lebar khas Marc Marquez masih menghias wajahnya saat diwawancarai usai balap kemarin. “Ini laga yang sempurna, saya dan Vinales merasakannya,” kata dia. (fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.