Truk Pasir Dilarang Melintas Jalan Cisayong!

305

CISAYONG – Warga Desa Cisayong menolak melintasnya truk pasir ke Jalan Cisayong yang baru selesai diaspal beberapa waktu lalu. Aksi itu sebagai bentuk pencegahan jalan mudah rusak karena sering dilalui kendaraan berat.

Dalam aksinya, warga membuat spanduk yang bertuliskan Truk Pasir Tong Ngaliwat Jalan Cisayong, Anyar Keneh Ulah Diruksak. Seruan tersebut dipasang melintang di perempatan Jalan Ciawi-Singaparna (Cising).

“Kami geram dengan hilir mudiknya kendaraan pengangkut pasir melalui Jalan Cisayong ini. Padahal ini jalan baru saja dibangun, kami tidak ingin infrastruktur jalan ini cepat rusak akibat kendaraan berat yang selalu melalui jalan ini selama 24 jam setiap hari,” ujar Doni, salah satu warga setempat kepada Radar, Rabu (12/12).

Doni mengatakan warga memasang enam spanduk sebagai bentuk penolakan terhadap truk pasir. Sebelumnya warga diam truk melintasi Jalan Cisayong, karena kondisi jalan sudah rusak dan membuat warga tidak nyaman.

“Sekarang jalan sudah bagus dan bisa dilalui dengan nyaman oleh warga. Namun disayangkan, jika terlalu sering dilewati truk pasir, jalan tersebut akan kembali cepat rusak. Apalagi kondisi jalan yang sempit juga mengganggu kenyamanan ketika truk melintasi, karena banyak aktivitas masyarakat,” paparnya.

Tempat yang sama, Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin mengatakan warganya mengeluhkan soal truk pasir yang melintasi di Jalan Cisayong. Mereka tidak ingin jalan yang baru dibangun cepat rusak karena truk pasir.

Yudi mengaku akan segera berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan soal aspirasi dari masyarakat. Karena persoalan penolakan warga ini bukan pertama kali, melainkan sudah sering. Tapi truk pasir masih melintasi jalan ini.

Terpisah, Binwas Ops Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Ade Suryana mengatakan pihaknya akan koordinasi dengan kepolisian untuk mengambil tindakan atas aspirasi masyarakat ini.

“Sebagai tindak lanjut, kita akan pasang rambu-rambu larangan kendaraan melintas apabila melebihi tonase. Dalam aturannya kendaraan maksimal delapan ton melintasi jalan kabupaten,” paparnya.(obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.