Trump Rusak Perdamaian Dunia ! Dunia Bereaksi Keras

272
0

PBNU: Trump Rusak Perdamaian Dunia

Indonesia bereaksi keras atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang penetapan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kota Israel. Presiden Joko Widodo Kamis (7/12) mengeluarkan pernyataan keras atas klaim sepihak itu. Pernyataan Trump merupakan pelanggaran berat atas berbagai kesepakatan Internasional yang telah dicapai untuk mendamaikan Palestina dan Israel.
”Indonesia mengecam ke­ras peng­akuan sepihak Ame­rika Serikat ter­hadap Jeru­ssalem sebagai ibu ko­ta Is­rael,” ujar Presiden Jokowi di Istana Bogor Kamis (7/12). In­­donesia meminta Trump un­­tuk mempertimbangkan kem­­bali keputusan tersebut. Se­bab, dampaknya akan sangat besar.
Menurut Jokowi, pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB di mana AS menjadi anggota tetapnya. ”Ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia,” lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Presiden menegaskan dia dan rakyat Indonesia tetap konsisten untuk terus bersama rakyat palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak negara tersebut. Itu sudah tertuang dalam pembukaan UUD 1945 dan Indonesia akan konsisten atas sikap tersebut.
Dalam beberapa hari ke depan, Indonesia akan terus berkomunikasi dengan negara-negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk merespons klaim Trump. ”OKI agar segera mengadakan sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama, dan saya meminta PBB untuk segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat,” ucap Presiden.
Dia sudah menghubungi para pemimpin negara anggota OKI dan mendesak agar segera diadakan sidang. Sejak awal, tujuan dibentuknya OKI adalah untuk melindungi Palestina dan merespons serangan Israel terhadap Masjidil Aqsa. OKI harus merespons secara serius pernyataan Trump tersebut.
”Kalau OKI memutuskan bersidang, saya akan datang langsung di sidang itu,” tegas Jokowi. Bila tidak ada perubahan, rencananya sidang akan digelar 13 Desember mendatang di Istanbul, Turki. Tanggal tersebut didapat dari hasil komunikasi Indonesia dengan negara-negara anggota OKI.
Disinggung pengaruh pernyaaan Trump terhadap hubungan Indonesia dengan AS, Jokowi menayatan belum bisa memastikan. Yang jelas, dia telah memerintahkan Menlu Retno Marsudi agar memanggil dubes AS untuk Indonesia. Dia ingin sikap Indonesia itu disampaikan langsung kepada pemerintah AS.
Bagaimana dengan kemungkinan menghubungi Trump secara langsung? Presiden menyatakan belum saatnya. ”Nanti setelah sidang OKI. Yang paling penting sidang OKI dulu,” tambahnya dengan raut wajah kecewa.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menuturkan tindakan Amerika Serikat yang mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel akan memanaskan bukan hanya kondisi di Timur Tengah. Tapi, juga di negara-negara lain termasuk di Indonesia. ”Di negeri kita bisa saja macam-macam lagi demo, kedutaan AS, atau negara lain akan terjadi dan itu sudah diperingatkan,” ujar JK usai membuka Forum Demokrasi Bali, di Bumi Serpong Damai, Kamis (7/12).
Indonesia akan menggunakan seluruh jalur yang dimiliki untuk menekan Amerika Serikat melalui Organisasi Kerja sama Islam dan Perserikatan Bangsa Bangsa. Dia menyebutkan langkah politik tersebut tentu sedikit banyak akan berpengaruh. Meskipun tidak secara langsug. Tapi, pemerintah Indonesia masih belum berani mengambil langkah sampai pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat. ”Belum dipikirkan (pemutusan hubungan diplomatik, Red),” imbuh Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia itu.
Pada saat pidato pembukaan di Forum Demokrasi Bali, JK memang menyindir kebijakan Amerika Serikat yang dianggap menjadikan demokrasi sebagai tujuan. Bukan sebagai jalan untuk memakmurkan rakyat. Dia mencontohkan serangan AS terhadap Irak dianggap sebagai contoh praktik upaya negara Paman Sam itu dalam membangun negara demokratis.
”AS menyerang Irak tanpa alasan yang jelas, akibatnya Irak hancur lebur. Jauh lebih makmur waktu Saddam (Saddam Hussein, Red),” ungkap dia. Meskipun JK juga mengkritik cara Saddam memerintah Irak.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga bereaksi keras terhadap pernyataan Trump. Dalam pernyataan sikapnya kemarin, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa pengingkaran terhadap kedaulatan Palestina adalah pelanggaran terhadan HAM dan keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB. “Tindakan presiden AS akan mengacaukan dan merusak perdamaian dunia,” katanya.
Helmy mengatakan PBNU akan segera membentuk mengirimkan tim perwakilan untuk meminta audiensi khusus dengan Duta Besar AS hari ini. Helmy juga menyebut bahwa ketua umum PBNU KH Said Aqil Siradj juga sudah berkomunikasi intensif dengan para tokoh agama dan pimpinan organisasi Islam di berbagai negara. “Kami minta OKI untuk mengorganisir anggotanya untuk secara intensif mendukung kemerdekaan Palestina,” katanya.
Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal tersebut juga menyebut, kemerdekaan Palestina bagi NU adalah opsi mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Ini sudah kesepakatan di Muktamar ke 33 NU di Jombang pada tahun 2015 kemarin,” ungkapnya.
Menambahkan, Ketua PBNU Robikin Emhas meminta masyarakat untuk menggelar doa bersama dalam bentuk qunut nazilah untuk keselamatan warga Palestina serta memohon terciptanya kondisi yang stabil di dunia. “Protes keras silahkan, tapi tetap kedepankan akhlak,” imbaunya. (byu/jun/and/tau/jpg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.