TS Rajawali Raih Piala Menpora

144
0
istimewa BANGGA. Tim Tapak Suci Rajawali Kota Tasikmalaya berhasil meraih juara umum III di Kejuaraan Nasional Pencak Silat BLAC di Jatinangor Sumedang 15-16 Desember 2018. Dengan raihan tersebut pihaknya mendapat Piala Menpora 2018.

TASIK – Sembilan belas atlet pencak silat yang tergabung dalam perguruan Tapak Suci (TS) Rajawali Tasikmalaya menyabet 20 medali dalam ajang Kejuaraan Nasional Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship (BLAC) di GOR ITB Jatinangor Sumedang 15-16 Desember 2018.

Dengan perolehan medali tersebut, Tapak Suci Rajawali dinobatkan sebagai juara umum III untuk tingkat SD dan berhak meraih Piala Menpora 2018.

Manajer Tim Tapak Suci Rajawali H Mus Suherman P Ua mengatakan dalam kejuaraan tersebut Tapak Suci Rajawali mengirimkan 19 atlet terbaiknya dan semua atlet mendapat juara dengan perolehan 20 medali yang terdiri dari 8 medali emas, 7 medali perak dan 5 medali perunggu.

“Alhamdulillah ini kebahagiaan bagi kami, dari 19 atlet berprestasi yang kita kirimkan ada satu atlet yang menyumbangkan dua medali atas nama Tania Adelia. Ia meraih medali emas dari cabang TGR dan medali perunggu dari cabang fighter,” terang Mus kepada Radar, Senin (17/12).

Mus juga bersyukur 19 atlet yang berasal dari beberapa sekolah di antaranya SDN 2 Tugu, SD Muhammadiyah, MI Persis Cempaka Warna, MI Arrohmah, SDN Cilolohan, SDN Linggajaya 2, SDN Cikalang 1, SMPN 9 Tasikmalaya, SMPN 4 Tasikmalaya dan SMPN 12 Tasikmalaya ini bisa berprestasi dan tidak ada yang cidera sehingga bisa kembali pulang dalam kondisi baik. Hal ini karena proses latihan yang matang serta menguasai teknik dalam pertandingan.

“Prestasi ini diraih karena semangat para pelatih dan pengurus, dukungan orang tua yang sangat besar serta semangat dan motivasi yang tinggi dari para atlet. Dengan kerja sama yang baik ini menjadi tambahan spirit untuk menjadi juara,” ujarnya.

Loading...

Mus berharap ke depan prestasi Tapak Suci Rajawali terus meningkat, sehingga dia akan terus meningkatkan kualitas latihan baik untuk tim remaja maupun dewasa, sehingga muncul bibit baru.

“Kita perlu kerja sama dari semua pihak, termasuk juga Pemerintah Kota Tasikmalaya karena kita bertanding membawa nama Kota Tasikmalaya. Saat ini kami sedang menyiapkan untuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota Tasikmalaya dan Kejurnas 2019,” tuturnya. (ais)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.