Tottenham vs Dortmund

Tuan Rumah Was-was

6
Mauricio Pochettino

LONDON – Tottenham Hotspur bakal menyambut kedatangan jagoan Jerman Borussia Dortmund di stadion Wembley, London, dalam big match leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (14/2) dini hari WIB.

Tim tamu yang merupakan pemuncak klasemen Bundesliga, memang sedang menjalani musim terbaiknya di Liga Jerman. Saat ini, mereka unggul lima poin di atas Bayern Munchen dalam perebutan gelar juara liga musim 2018/2019.

Namun perlu dicatat, skuat asuhan Lucien Favren itu belum lagi mencicipi kemenangan dari tiga laga terakhirnya, imbang 1-1 saat bertandang ke markas Eintracht, kalah dalam drama adu penalti 3(2)-3(4) atas Werder Bremen di DFB Cup, dan imbang 3-3 saat menjamu Hoffenheim di Westfalenstadion.

“Tottenham adalah salah satu tim terbaik Inggris. Selalu menarik jika bertemu dengan tim-tim Inggris. Kami harus fokus dalam pertandingan kali ini karena ini pertandingan yang tidak mudah,” kata pelatih Dortmund Lucien Favren di BBC.

Sedangkan striker muda Dortmund mengatakan, melawan Tottenham merupakan momentum baginya untuk menunjukkan permainan terbaiknya. Penyerang 18 tahun itu sudah mencetak 7 gol dalam 21 laga di Bundesliga Jerman dan 1 gol dalam 5 laga di Liga Champions musim ini.

Keputusan pemain yang belajar di akademi Manchester City, untuk hijrah ke Jerman dengan menerima tawaran Dortmund terbukti tepat. Bersama Raphael Guerreiro dan Mario Gotze, Sancho berhasil selalu menjadi pilihan utama Lucien Favre untuk menopang Paco Alcacer sebagai ujung tombak.

“Kembali ke Inggris adalah momen yang saya tunggu. Jauh dari keluarga membuat saya makin berkembang,” kata Sancho seperti dikutip Guardian.

Sancho mengingatkan, Tottenham Hotspur adalah lawan yang sangat berbahaya. Spurs adalah tim yang mampu membuat Inter Milan kalah 1-2 di penyisihan grup dan menahan Barcelona 1-1 dalam laga kandang. Hebatnya, Tottenham juga baru meraih tiga kemenangan beruntun di kompetisi domestik.

Hotspur di bawah arahan Mauricio Pochettino sebenarnya juga cukup was-was dalam laga kali ini. Spurs kehilangan mesin gol mereka Harry Kane. Absennya Kane akan dilapisi Son Heung-min di depan. Pemain asal Korsel ini belakangan mampu tampil apik sebagai pengganti Kane.

Keberadaan pemain asal Spanyol, Fernando Javier Llorente Torres, belakangan juga menjadi andalan Pochettino di depan, meski harus diakui, Pochettino membutuhkan beberapa penyesuaian untuk menjalankan formulasinya, di tim berjuluk The Lilywhites itu.

Kendati demikian, tim yang masih punya kans dalam perebutan gelar juara Premier League tersebut, tercatat selalu menang dalam tiga laga terakhir mereka, 2-1 atas Watford, 1-0 atas Newcastle dan 3-1 atas Leicester City, akhir pekan lalu. Dengan catatan itu, Spurs diyakini akan tampil lebih percaya diri di hadapan publiknya sendiri.

Heung-min yang telah mengoleksi 15 gol dan 7 assist di Premier League, Lucas Moura dan Dele Alli yang masing-masing telah mengemas 8 dan 7 gol, bakal menjadi momok tersendiri bagi barisan pertahanan Dortmund.

Pertahanan Spurs juga sedang bermasalah. Mereka kebobolan 10 kali di fase grup hanya dalam 6 laga. Selain itu, Toby Alderweireld, kerap terlambat dalam transisi dari menyerang ke bertahan.

Musim ini, di Liga Champions, Borussia Dortmund dan Tottenham sama-sama mencetak seluruh gol dari open play. Namun, Dortmund unggul dalam penguasaan bola. Rerata mereka memiliki 60 persen ball possessions, sementara Tottenham hanya 54,6 persen.

Hal tersebut tidak dapat dilepaskan dari efektivitas tim. Tottenham rata-rata melepaskan 17,5 tembakan per laga, tetapi hanya mengukir 9 gol. Ini berbeda dengan Dortmund yang 10 gol hanya dari 11,5 tembakan. (ruf/fin/wsa)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.