Tujuh Caleg Rangkap Jabatan

59
0
KONFERENSI PERS. Bawaslu Kabupaten Ciamis mengadakan konferensi pers di aula Bawaslu Jalan Ir H Juanda Kabupaten Ciamis Kamis (31/1).IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis menemukan tujuh calon legislatif (caleg) dari berbagai partai politik (Parpol) yang rangkap jabatan menjadi Ba­dan Permusyawaratan Desa (BPD). Semuanya menjalani sidang sejak Januari 2019 di kantor Bawaslu Ciamis Jalan Ir H Juanda Kabupaten Ciamis.

Ketua Majelis yang juga selaku ang­gota Kordiv Sengketa Bawaslu Kabu­paten Ciamis Fahmi Fajar Mustopa men­jelaskan sejak bulan Januari 2019 se­mua komisioner secara maraton menyi­dangkan tujuh caleg dari ber­bagai parpol yang diduga rangkap jabatan menjadi BPD. Tujuh caleg tersebut disidang tidak bersamaan. Satu-satu.

Adapun, ketua majelis hakim sidang tersebut antara lain Ketua Bawaslu Ciamis Uce Kurniawan dengan anggota majelis anggota Kordiv Hukum Penindikan Pelanggaran Samsul Maarif, anggota Kordiv Hukum dan Data Informasi Fanny Dwiriantini dan anggota Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antara Lembaga Jajang Miftahudin.

“Jadi kami menyidangkan itu dalam satu hari bisa enam kali sidang dengan caleg yang berbeda,” jelasnya kepada wartawan.

Tujuh caleg tersebut, kata Fahmi, melakukan pelanggaran administrasi. Mereka masih merangkap jabatan sebagai anggota BPD. Mereka pun melakukan tindak pidana pemilu yang masih melibatkan anggota BPD yang diduga menjadi tim pelaksana kampanye.

Dari tujuh tersebut, satu caleg telah diputuskan. Sang caleg diberi waktu tiga hari kerja setelah diputuskan untuk melengkapi surat pengunduran diri sebagai anggota BPD. Jika tidak memenuhinya, maka caleg tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Untuk sisanya enam kasus lagi masih tahapan sidang, namun kami juga menghimbau bila memang ada temuan masyarakat silahkan laporkan, tentunya harus disertai dengan bukti yang otentik,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.