Tujuh Pengeroyok Dibekuk

266
0
MELAPOR. Jujun (22), anggota GIBAS Sektor Kecamatan Cijeungjing melapor ke Polres Ciamis atas dugaan penganiayaan geng motor, Senin (4/2).IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Selasa (5/2), Polres Ciamis sudah menangkap tujuh terduga pengeroyok enam korban di Jalan Iwa Kusuma Soemantri, Terminal Ciamis dan Cikoneng. Ketujuh pelaku merupakan anggota berandalan bermotor.

Kasat Reskrim Polres Ciamia AKP Hendra Virmanto SIK menerangkan enam korban itu dikeroyok oleh belasan orang di lokasi berbeda pada Minggu (3/2) sekitar pukul 02.00. Tujuh di antaranya sudah berhasil ditangkap. Adapun korban yang melapor salah satunya adalah anggota ormas Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS). “Berdasarkan laporan para korban itulah kami tindaklanjuti,” kata dia.

Tujuh pelaku yang sudah diperiksa itu rata-rata berusia remaja. Dalam melakukan aksinya, mereka menggunakan berbagai senjata tajam: samurai, gir motor, dan pentungan. Aksi mereka diduga bertujuan untuk menaikkan rating organisasi. “Kami imbau kepada masyarakat bila masih ada yang dianiaya segera lapor kepada pihak kepolisian,” ujar dia.

Hendra menjelaskan salah seorang korban, Jujun (22) asal Cijeungjing menceritakan saat mengendarai motor pada Minggu dini hari dari Pasar Ciamis menuju Jalan Iwa Kusuma Soemantri dipepet oleh sekitar 15 orang yang menumpangi motor. Tanpa basa-basi mereka menganiaya korban. Anggota GIBAS itu dianiaya pelaku dengan menggunakan benda tumpu, gir motor dan kemungkinan samurai. “Para pelaku kita kenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan ancamannya tujuh tahun penjara. Kita tangani serius dan masih memburu pelaku lainnya,” tutur dia.

Diwawancara terpisah, Jujun (22) menerangkan saat itu, dia pulang bersama teman-temannya setelah makan di sekitar Pasar Ciamis. Tiba di Jalan Iwa Kusuma Soemantri tepatnya di depan Gedung Islamic Centre (GIC), tiba-tiba dari belakang datang sekitar 15 motor berboncengan. Mereka langsung memukul mukanya pakai gir sepeda motor hingga terjatuh. “Saya sempat melawan tidak bisa karena dikeroyok dan dipukul juga. Setelah itu, pelaku kabur, sepengetahuan jaket organisasinya itu pakai gambar ikan hiu,” ujar dia.

Adapun tujuh teman Jujun yang malam itu pulang bersamanya tidak mengalami luka. Hanya saja, sepeda motornya rusak dipukul para pelaku. Pada dini hari itu, Jujun sempat dilarikan ke RSUD Ciamis karena bibirnya robek. Luka di bibirnya itu dijahit 10 jahitan. “Saya heran kenapa pelaku menganiaya saya. Padahal, perasaan tidak punya masalah apa-apa dengan mereka atau musuh, tapi atas kejadian ini semoga semua pelaku bisa tertangkap,” katanya.

Ketua GIBAS Resort Ciamis H Agus Slamet telah mendampingi Jujun ke Polres Ciamis pada Senin pagi. Pihaknya, menyerahkan kasus tersebut ke kepolisian. “Kami atas organisasi GIBAS akan melakukan aksi turun ke jalan dengan menolak kekerasan oleh geng motor,” ucap Agus kemarin.

Selain anggota GIBAS, anggota XTC Indonesia juga menjadi korban pengeroyokan malam itu. Ketua XTC Indonesia Gian Ferdyana Henukh alias Barmex menyebutkan ada lima anggotanya yang dianiaya geng motor itu. Semua korban mengalami luka robek di kepala. Mereka dianiaya di lokasi yang berbeda-beda. Misalnya, Cepdian (18), warga Kecamatan Cikoneng yang dianiaya di kawasan Pasar Ciamis. Kemudian Ihsan (17), Irsad (17), Refan (17), dan Rizky (17) dianiaya di Jalan Raya Cikoneng. Mereka dipukul oleh benda tumpul seperti gir dan pentungan. Bahkan, diduga ada yang membawa senjata tajam. “Kami sudah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tutur dia.

Dia berharap kasus tersebut bisa secepatnya ditangani kepolisian agar tidak menimbulkan konflik. Dia juga sudah menanyai anggotanya terkait ada musuh atau tidak. Mereka mengaku tidak punya musuh.

Dia menjelaskan XTC saat ini berbeda dengan dahulu. Sekarang sudah menjadi organisasi masyarakat (ormas) yang fokus pada kegiatan-kegiatan sosial. Adapun, keributan-keributan sudah dihindari. “Jadi kami sudah menebarkan kebaikan-kebaikan dan sudah hijrah,” kata dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.