Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.8%

8.9%

2.5%

26.4%

2.6%

50.1%

0.1%

8.7%

0%

Tukang Bubur Asal Nangewer Ciamis Tertipu Kupon Hadiah Rp 19 Juta

232
0

CIAMIS – Dadang Mulyana (28) tukang bubur asal Kampung Nangewer RT 2/2 Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis tertipu kupon hadiah dari salah satu produk susu yang dibeli di minimarket pada Rabu (28/2) sekitar pukul 09.00.

Cerita bermula ketika Wewen Nurwendah, istri Dadag, membeli susu anak di salah satu minimarket. Ketika dibuka di rumah, di dalam dus terdapat tiga kupon. Pada kupon tertera hadiah mobil Toyota Avanza. Sontak Wewen dan Dadang senang mendapati itu. Dadang pun segera menghubungi nomor 081227555538 yang tertera pada kupon atas nama Indah Yuliani.

Saat dihubungi, perempuan yang dihubunginya itu mengaku dari perusahaan susu tersebut dan membenarkan kalau sedang ada undian berhadiah. Perempuan itu mengatakan bahwa akan ada yang menghubungi Dadang untuk menyampaikan informasi soal pajak dan hadiahnya atas nama Kombes Hidayat Angkat.

Tak lama kemudian, Dadang dihubungi oleh nomor 082116370727. Dadang diminta transfer uang hari itu juga. Sekitar pukul 14.00, Dadang akhirnya mentransfer uang ke nomor rekening BRI 73060105346533 atas nama Ahmad Hidayat sebesar Rp 3.700.000. Karena masih kurang, hari itu Dadang kembali mentransfer uang ke nomor rekening tersebut. Total uang yang ditransfer sebanyak dua kali mencapai Rp 19 juta.

“(Setelah transfer uang), katanya akan dihubungi lagi pada hari Kamis pagi (1/3). Saya pun tunggu lagi,” paparnya usai membuat laporan di Polsek Ciamis kemarin.

Kamis pagi, lanjutnya, pria bernama Hidayat itu kembali menghubunginya dan meminta tambahan transfer sebesar Rp 4 juta. Namun, Dadang mulai merasa curiga.

Dia pun tidak memenuhi permintaan itu dan memilih datang ke Polres Ciamis untuk menanyakan perihal pria yang mengaku polisi berpangkat kombes tersebut. Barang kali saja ada yang kenal.

Namun dari pihak polres, lanjutnya, tidak ada yang mengenali pria tersebut. Kepolisian memberitahu Dadang bahwa dia dan istrinya sudah terkena penipuan.

“Di sanalah saya baru sadar kena tipu. Padahal uang tersebut rencananya buat cicilan mobil. Malah kena tipu,” jelas bapak anak satu yang sehari-hari berjualan di Alun-Alun Kawali itu.

Wewen Nurwendah, istri Dadang tak menyangka akan tertipu. Ia mengaku baru pertama kali mendapat kupon undian berhadiah. Namun setelah konsultasi kepada pihak kepolisian, dia dan suami baru sadar sudah terkena penipuan. Sepulang konsultasi dari polres, dia dan suami akhirnya melapor ke Polsek Ciamis.

Wewen menuturkan dia dan suami menuruti permintaan pria tersebut karena penjelasannya sangat meyakinkan. Bahkan, pria bernama Hidayat itu memberi jaminan uang akan kembali jika undian itu tidak benar.

“Saya tadinya bahagia dapat hadiah mobil Avanza. Ternyata malahan kena tipu. Padahal itu uang dari kumpul-kumpul jualan bubur suami. Rencananya untuk DP beli mobil. Malahan kena tipu,” jelasnya.
Paur Humas Polres Ciamis Iptu Hj Iis Yeni Idaningsih membenarkan adanya laporan penipuan kupon undian berhadiah ke Polsek Ciamis. Saat ini, kasus tersebut sedang diselidiki.

Iis mengaku sudah sering mengingatkan warga agar berhati-hati dengan kupon berhadiah dari produk apa pun meski membawa nama anggota kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap hal seperti itu. Sebelum melakukan transfer uang, sebaiknya bertanya kepada orang yang lebih tahu.

“Intinya jangan mudah percaya. Karena bila memang benar dapat, hadiah akan datang. Tidak harus transfer dulu,” imbaunya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.